Breaking News:

Berita Sragen

Jenazah Ditemukan Mengapung di Bengawan Solo, Korban Warga Sukoharjo Hilang Sejak Minggu

Identitas jenazah misterius yang ditemukan di perairan Sungai Bengawan Solo, Selasa (23/11/2021) kemarin akhirnya terkuak.

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: moh anhar
Polres Sragen
Penyerahan jenazah Tan Handoyo Panambang (64) yang ditemukan di perairan Bengawan Solo Dukuh Donggrengan, RT 019, Desa Katelan, Tangen, Sragen, kemarin kepada pihak keluarga, Rabu (24/11/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Identitas jenazah misterius yang ditemukan di perairan Sungai Bengawan Solo Dukuh Donggrengan, RT 019, Desa Katelan, Kecamatan Tangen, Sragen, Selasa (23/11/2021) kemarin akhirnya terkuak.

Jenazah laki-laki tersebut diketahui bernama Tan Handoyo Panambang (64),  warga Jalan Jupiter 1-15, Gedangan Permai S,10 RT 4/6, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo.

Hal ini dibenarkan oleh sang istri Sarwo Asih (51) dan putranya Rudi Cahyono (30). Keduanya mendatangi kamar jenazah RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen usai mendapatkan informasi mengenai penemuan jenazah.

Baca juga: Redam Seteru dengan Keluarga Vanessa Angel soal Wali dan Hak Waris, Ayah Bibi: Damai-damai Aja

Baca juga: BPN: Perubahan Kepemilikan Aset Tanah Seringkali Dilakukan Orang Terdekat, Ini Beragam Modusnya

Baca juga: Tertimpa Kasus Mafia Tanah, Nirina Zubir Terima Banyak Keluhan Serupa Netizen Lewat Pesan Instagram

Identitas korban terkuak usai Polsek Tangen dan Inafis Polres Sragen dengan menggunakan perbandingan hasil sidik jari dari korban.

Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi melalui Kasi Humas Polres Sragen AKP Suwarso mengatakan pihaknya usai kejadian langsung menyebarkan terkait ciri-ciri korban, baju yang dipakai korban melalui media sosial.

"Setelah kami lakukan koordinasi ataupun pengertian terhadap istri dan keluarga korban, mereka menerima atas kejadian meninggalnya korban ialah murni disebabkan tenggelam," katanya.

Pihak keluarga menerima bahwa kejadian tersebut merupakan musibah, pihak keluarga juga menolak untuk dilakukan autopsi terhadap jenazah dan tidak akan menuntut kepada pihak manapun.

Penyerahan jenazah sendiri sudah diserahkan kepada keluarga korban pada hari ini, Rabu (24/11/2021) pukul 12.30 WIB di kamar jenazah RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen.

Dari hasil keterangan pihak keluarga korban bahwa korban tinggal di rumah bersama istrinya dan anak perempuannya bernama Monica Handayani (25).

"Kami juga mendapati bahwa kebiasaan korban memang pergi tidak pamit dan pulang tidak pasti. Kadang satu hingga dua hari baru pulang dan keluarga tidak tahu kemana perginya," kata AKP Suwarso.

Baca juga: KORPRI Kabupaten Cilacap Serahkan Bantuan Perbaikan untuk 70 Unit Rumah Tak Layak Huni

Baca juga: Pengamat Militer Sebut Anggiat Pasaribu Terbiasa Menyalahgunakan Fasilitas Jenderal TNI

Korban terakhir pergi dari rumah pada Minggu (21/11/2021) sekira pukul 10.00 WIb lalu. Terkait pekerjaan, korban bekerja sebagai makelar.

"Keluarga juga mengatakan korban tidak memiliki riwayat penyakit menahun dan tidak ada permasalahan dengan keluarga," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved