Breaking News:

Berita Regional

Ibu di Bantul Penjarakan Anak Karena Jual Perabotan untuk Traktir Pacar, Isi Rumah dan Genteng Ludes

Orangtua tersangka pencurian perabot rumah tangga Paliyem belum mencabut laporan polisi terhadap anaknya DRS.

Editor: rival al manaf
(KOMPAS.COM/MARKUS YUWONO)
DRS saat dimintai Keterangan oleh Kapolres Bantul AKBP Ihsan di Mapolres Bantul Rabu (24/11/2021) 

TRIBUNJATENG.COM, BANTUL - Seorang ibu di Bantul Yogyakarta memenjarakan anak satu-satunya karena menjual perabotan rumah untuk mentraktir pacar.

Ibu bernama Paliyem itu geram karena seluruh perabotan di rumah ludes, bahkan seluruh genteng sudah diturunkan hendak dijual.

Pelaku adalah DRS, total ia sudah mengumpulkan Rp 24 juta dari menjual perabot di rumahnya.  

Sang anak menghabiskan perabot rumahnya di Padukuhan Paten, Kalurahan Srihardono, Kapanewon Pundong, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta.

"Sampai saat ini Bu Paliyem tidak mencabut laporannya," kata Kanit Reskrim Polsek Pundong Ipda Heru Pracoyo saat dihubungi wartawan, Kamis (25/11/2021).

Baca juga: Tiga Langkah Membela Yana Prank Cadas Pangeran: Argumentasi yang Bisa Membebaskannya (2-Habis)

Baca juga: Update Virus Corona Jawa Tengah Kamis 25 November 2021

Baca juga: Kapolda Maluku Sebut Ada Hikmah di Balik Baku Hantam Anggota Polri dan TNI di Ambon

DRS merupakan anak tunggal.

Dia sebenarnya memiliki kakak, tetapi sang kakak sudah meninggal saat kecil.

Ibunya ingin memberkan efek jera karena kelakuan DRS sudah di luar batas kewajaran.

"Semua itu sebagai efek jera terhadap anaknya karena dinilai sudah sangat keterlaluan," kata Heru.

Disinggung mengenai penjual perabot, Heru mengatakan, perabot itu dijual DRS secara acak.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved