Berita Semarang
Semarang Jadi Tuan Rumah AHL Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Tingkat Nasional
Kota Semarang menjadi tuan rumah penyelenggaraan kegiatan Advokasi dan Pembelajaran Horisontal (AHL) Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: moh anhar
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kota Semarang menjadi tuan rumah penyelenggaraan kegiatan Advokasi dan Pembelajaran Horisontal (AHL) Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) tingkat nasional.
Kegiatan ini bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan RI, SPEAK INDONESIA, dan Aliansi Kabupaten/Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI) yang dilaksanakan selama 2 hari mulai Senin (29/11/2021).
Sejumlah narasumber dan Kepala Daerah dijadwalkan hadir dalam acara yang akan digelar di Hotel Tentrem, diantaranya Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin yang menjadi pembicara kunci.
Baca juga: Prihatin Kasus Tinggi, PCNU Batang Kampanyekan Anti Kekerasan Seksual
Baca juga: Di Momen Hari Guru, Ketua DPRD Demak FBS Ingin Perjuangkan Kesejahteraan Para Pendidik
Selain itu, ada Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, dan Ketua AKKOPSI, Syarif Fasha yang juga Wali Kota Jambi.
Acara juga akan diisi pemberian apresiasi dari Kementerian Kesehatan atas inisiasi dan inovasi penerapan Germas kepada enam Kepala Daerah.
Sedangkan, sesi talkshow akan tampil enam Kepala Daerah yaitu Wali Kota Semarang, Bupati Boyolali, Sleman, Gianyar, Pringsewu, dan Soppeng.
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, Kota Semarang dipilih oleh Kementerian Kesehatan untuk memberikan sharing pembelajaran pelaksanaan Germas.
Pemilihan tuan rumah ini didasari oleh berbagai inovasi dalam implementasi Germas yang dilakukan.
"Ketika tamu dari Kementerian Kesehatan audiensi dan meminta kami memberikan sharing pembelajaran, saya langsung sampaikan saja, kalau kami siap menjadi tuan rumah, bukan hanya memberikan sharing pembelajaran.
Toh, beberapa waktu lalu kami menjadi tuan rumah untuk kegiatan Festival HAM dan berjalan sukses," ujar Hendi, sapaannya, dalam keterangan tertulis, Minggu (28/11/2021).
Menurut Hendi, Kota Semarang dipilih karena dinilai memiliki komitmen kuat dalam inisiasi program dan kegiatan yang inovatif dalam pelaksanaan Germas.
Di Kota Semarang, Germas dinilai telah diterapkan dengan baik dan dilandasi regulasi serta dukungan anggaran sehingga keberlanjutannya terjamin.
"Selain itu, Germas telah masuk dan bersinergi dengan program-program lainnya, seperti STBM, Kabupaten/Kota Sehat, atau program inovatif lainnya di Kota Semarang," tambahnya.
Dia melanjutkan, kegiatan AHL Germas ini untuk menguatkan peran kepala daerah lain dalam membudayakan Germas dalam kehidupan bersama dan menjadi pembelajaran dalam penerapan Germas di Kota Semarang.
Ditambahkan, Pemerintah Kota Semarang bersama seluruh komponen masyarakat melakukan upaya kegiatan Germas secara terintegrasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/germas-28-11-2021.jpg)