Berita Jakarta
Luhut: Pejabat Negara Dilarang Perjalanan ke Luar Negeri, Mencegah Penularan Varian Omicron
Luhut Binsar Pandjaitan, menyatakan bahwa Pemerintah Indonesia saat ini telah menyusun langkah antisipasi dalam merespon merebaknya varian Omicron
TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA -- Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menkomarves) Luhut Binsar Pandjaitan, menyatakan bahwa Pemerintah Indonesia saat ini telah menyusun langkah antisipasi dalam merespon merebaknya varian Omicron di sejumlah negara.
Sejumlah langkah antisipasi yang disiapkan pemerintah utamanya ditujukan bagi Warga Negara Indonesia yang akan berpergian ke luar negeri.
“Pejabat negara khususnya dilarang melakukan perjalanan keluar negeri,” tegas Luhut yang dikutip dari laman resmi Kemenkomarves maritim.go.id, Kamis (2/12).
Luhut menambahkan, larangan terhadap pejabat negara tersebut berlaku kepada seluruh lapisan jabatan, terkecuali bagi yang melaksanakan tugas penting negara.
Terkait dengan larangan perjalanan keluar negeri, Menko Luhut menambahkan bagi masyarakat umum sifatnya masi himbauan.
"Jadi WNI diimbau agar tidak melakukan perjalanan keluar negeri dulu, hal ini untuk mencegah dan menjaga terus terkendalinya pandemi di negara ini,” jelasnya.
Pemerintah, menurutLuhut, saat ini juga akan menyiapkan booster vaksin ketiga yang ditujukan untuk para lansia dan kelompok rentan.
“Pemberian booster akan segera dijadwalkan dan mulai dilaksanakan pada periode Januari tahun depan,” jelasnya.
Berdasarkan arahan Presiden, masa karantina bagi WNA dan WNI pelaku perjalanan dari negara-negara di luar 11 negara yang dilarang masuk kemarin, ditambah menjadi 10 hari dari sebelumnya 7 hari.
Ia mengatakan, langkah ini diambil dengan mempertimbangkan semakin banyaknya negara yang mendeteksi variant omicron. Perpanjangan masa karantina ini akan berlaku sejak 3 Desember.
“Tentunya kebijakan yang diambil ini akan terus dievaluasi secara berkala sambil kita terus memahami dan mendalami informasi tentang varian baru ini," jelas Luhut.
Pintu Masuk International
Untuk mencegah varian Omicron masuk Indonesia, anggota Komisi IX Fraksi NasDem Nurhadi mengingatkan pemerintah agar memperketat aturan penjagaan pintu masuk internasional.
"Penjagaan di pintu-pintu masuk negara kita harus kembali diperkuat. Jangan sampai kita kecolongan oleh Covid-19 varian Omicron," kata Nurhadi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (2/12).
Saatini, penyebaran varian Omicron sudah menjalar ke berbagai negara di Afrika seperti Angola, Zambia, Zimbabwe, Malawi, Mozambique, Namibia, Eswatini, Lesotho, Afrika Selatan, Botswana dan Nigeria.
Sekarang varian itu muncul di Asia, Eropa, bahkan ke Brazil. Yang terbaru, Omicron sudah terdeteksi di Inggris, Swiss, Brazil, Australia, dan Jepang hingga Korea Selatan.
Nurhadi pun sangat mendukung upaya pemerintah yang membatasi aktivitas masyarakat pada saat libur Natal dan tahun baru guna mengantisipasi penyebaran virus tersebut.
"Munculnya varian baru ini juga menguatkan keputusan pemerintah yang membatasi pergerakan penduduk saat Libur Natal dan Tahun Baru," ujarnya.(Tribun Network/Fransiskus Adhiyuda/Rina Ayu/sam)
Baca juga: OPINI : Menguatkan Sentra Gakkumdu Pemilu/Pilkada Serentak 2024
Baca juga: 8 Contoh Surat Lamaran Perusahaan Menggunakan Bahasa Indonesia Untuk Pemula
Baca juga: Hotline Semarang : Kami Berharap Padepokan Pencak Silat Gunung Talang Dirawat
Baca juga: Not Angka Pianika Zigas Sahabat Jadi Cinta Tuhan Tolong Aku Jelaskan Perasaanku