Unsoed Purwokerto
Mahasiswa Unsoed Purwokerto Bantu Kelola Sampah Desa Papringan Banyumas
Desa Papringan merupakan salah satu desa di Kabupaten Banyumas yang belum memiliki tempat pengelolaan sampah.
Maggot BSF berguna mengurai sampah organik dan menghasilkan kotoran yang dapat digunakan sebagai pupuk.
Sampah anorganik dipisah sesuai jenisnya dan dijual kepada pengepul di daerah sekitar.
Hasil dari penjualan sampah anorganik digunakan untuk operasional dan tambahan pemasukan.
Rencana jangka panjang pengelolaan sampah anorganik akan dicacah sehingga mampu menaikkan nilai jual dan dapat dibuat menjadi barang lainnya.
Selain dijual, sampah anorganik juga dapat dibuat hiasan atau barang-barang perlengkapan rumah tangga lainnya.
Pengelolaan Omah Sampah menjadi langkah kecil kelompok pemuda menjaga lingkungan serta menggerakkan usaha kecil di desa.
Langkah kecil yang tentu membutuhkan ketekunan, dukungan dan peran serta masyarakat maupun pemerintah.
“Kami sedang memulai semoga kegiatan ini bisa memberikan manfaat untuk lingkungan desa dan memberikan kegiatan positif untuk Karang Taruna,” terang Kholifatul Habsi, Ketua Karang Taruna Desa Papringan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/tim-php2d-faperta-unsoed-dirikan-omah-sampah-di-desa-papringan-banyumas.jpg)