Breaking News:

Berita Semarang

Ratusan Lapak PKL Berderet di Sepanjang Mijen, Pemkot Semarang Bakal Lakukan Penertiban

Satpol PP Kota Semarang bersama Perhutani bakal menertibkan ratusan lapak PKL yang berdiri di sepanjang Jalan Hadi Soebeno, Tambangan, Mijen.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: moh anhar
TribunJateng.com/Eka Yulianti Fajlin
Deretan lapak pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Hadi Soebeno, Kelurahan Tambangan, Kecamatan Mijen. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Satpol PP Kota Semarang bersama Perhutani bakal menertibkan ratusan lapak pedagang kaki lima (PKL) yang berdiri di sepanjang Jalan Hadi Soebeno, Kelurahan Tambangan, Kecamatan Mijen.

Sebagian tanah yang ditempati PKL merupakan aset pemerintah.

Sedangkan, sebagian lagi merupakan lahan milik Perhutani.

Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto, melalui Kepala Bidang Ketertiban Umum, Yoga Utoyo mengatakan, penertiban belum diketahui kapan akan dilakukan.

Baca juga: Kapolres Sebut Aipda Rudi Panjaitan Hanya Bercanda Tolak Laporan Korban Perampokan

Baca juga: Cegah Eksploitasi, Polres Tegal Sidak Tambang di Wilayah Kabupaten Tegal.

Hal itu akan dilakukan setelah adanya kesepakatan antara pedagang, Satpol PP, Dinas Perdagangan, dan Perhutani.

Penertiban lapak PKL di wilayah tersebut dalam rangka mendukung proyek pelebaran jalan di Jalan Hadi Soebeno oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang pada 2022 mendatang.

"Sekarang ini kan Jalan Raya Hadi Soebeno sudah padat. Baik saat pagi hari maupun sore hari selalu macet. Kemudian, DPU ada rencana pelebaran jalan pada 2022.

Tanah bagian depan merupakan aset pemkot, sementwra yang belakang menempati aset gutan. Maka, kami tertibkan agar bisa untuk pelebaran jalan," kata Yoga usai mediasi penertiban PKL di Kantor Kecamatan Mijen, Senin (13/12/2021).

Para pedagang tidak akan dibiarkan setelah penertiban. Yoga mengatakan, pedagang rencananya bakal direlokasi. Mereka akan masuk ke lahan milik Perhutani yang bakal dijadikan rintisan wisata.

"Nanti Perhutani akan mengajukan izin dulu ke kementerian. Jika jadi, akan ada perjanjian antara pedagang dan Perhutani," terangnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved