Berita Internasional
Seorang Pekerja Selamat Setelah Terperangkap Selama 7 Jam di Reruntuhan Pabrik, Begini Kesaksiannya
Dia merupakan pekerja yang berhasil selamat setelah tujuh jam terperangkap di bawah reruntuhan pabrik lilin di Mayfield.
"Saya hanya berusaha mengendalikan pernapasan saya.
Banyak orang tidak bisa melakukan itu, orang-orang panik," katanya kepada AFP.
Jemaryon Hart melihat beberapa orang lain pingsan, sementara yang lainnya tertimbun sampai meninggal.
Dia masih berhasil mengeluarkan ponselnya dari sakunya untuk menelepon pasangannya yang sedang hamil dan kemudian ibunya.
"Ini memberi saya sedikit lebih banyak harapan untuk mencoba bertahan. Menunggu bantuan yang akhirnya datang setelah tujuh jam yang panjang, pada pukul 03.40 pagi (waktu setempat),” cerita dia.
Para penyelamat pertama, yang tiba hampir satu jam setelah angin puting beliung melanda, membutuhkan waktu lama untuk membersihkan puing-puing.
Mereka takut jika ada gerakan yang salah dapat menyebabkan orang-orang yang terperangkap di bawahnya tergencet hingga tewas.
Setelah dibebaskan, Hart dibawa ke tempat yang aman oleh petugas pemadam kebakaran karena dia tidak bisa lagi merasakan kaki kirinya.
"Hanya melihat tempat kerja saya sama sekali tidak ada lagi.
Sungguh luar biasa.
Tempat parkir hilang.
Bangunan hilang.
Semua mobil hilang," kata Hart.
Di luar rasa sakit fisik, Hart juga merasa trauma secara psikologis.
Dia menemukan bahwa seorang rekan kerja yang dia kenal telah meninggal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Tornado-menghancurkan-tempat-tempat-bisnis-di-Mayfield.jpg)