Breaking News:

Berita Kudus

Upaya Konservasi, 2.000 Bibit Alpukat Ditanam di Lereng Gunung Muria Kudus

Sebanyak 2.000 bibit buah alpukat ditanam di lereng Gunung Muria tepatnya di Desa Ternadi, Kecamatan Dawe, Kudus, Kamis (16/12/2021).

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: moh anhar

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Sebanyak 2.000 bibit buah alpukat ditanam di lereng Gunung Muria tepatnya di Desa Ternadi, Kecamatan Dawe, Kudus, Kamis (16/12/2021).

Penanaman tersebut merupakan bagian dari upaya konservasi sekaligus upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui hasil buah dari tanaman tersebut.

Penanaman pohon buah alpukat tersebut merupakan buah kerja sama dari berbagai pihak.

Baca juga: Pertumbuhan Pasar Modal di Tengah Pandemi Mendapat Apresiasi Menko Airlangga

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Anak Usia 6-11 Tahun Belum Terlaksana di Kab.Tegal, Fokus Target 70 Persen Dulu

Di antaranya Fakultas Pertanian Universitas Muria Kudus (UMK), Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret, Direktorat Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan), dan dinas lingkungan hidup baik provinsi maupun kabupaten.

Rektor UMK, Darsono mengatakan, penanaman 2.000 bibit tersebut merupakan program konservasi lahan yang pihaknya lakukan sejak tujuh tahun yang lalu.

Menurutnya, banyak wilayah di Kudus yang perlu adanya sentuhan konservasi.

Namun, dalam praktiknya harus menyesuaikan kearifan serta dampak sistemis terhadap ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Setelah melihat kondisi lapangan, maka yang paling tepat dalam upaya konservasi tersebut yakni dengan menanam tumbuhan yang bisa menghasilkan buah dan bisa dimanfaatkan oleh warga sekitar.

Dari situ, kemudian dipilihlah alpukat.

"Dari sisi iklim yang sesuai untuk konservasi dan ekonomi adalah alpukat," kata Darsono.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved