Fokus
Fokus : Menghidupi Kasih dalam Hidup
Dua hari sebelum Yesus lahir, Maria dan Yusuf--orangtua Yesus--sepertinya masih dalam perjalanan menuju Betlehem.
Penulis: rika irawati | Editor: Catur waskito Edy
Saling membantu ini merupakan wujud dari kasih persaudaraan di antara sesama. Seperti halnya tema Natal 2022 yang dikeluarkan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Indonesia, Cinta Kasih Kristus yang Menggerakkan Persaudaraan.
Secara umum, tema ini diangkat untuk mengingatkan umat agar terus saling mengasihi sepenuh hati dalam kasih persaudaraan yang tulus dan ikhlas melalui tindakan belarasa.
Utamanya, di tengah wabah Covid-19 yang belum mereda dan bencana alam, semisal erupsi Gunung Semeru, gempa NTT, serta banjir dan longsor yang melanda sejumlah tempat.
Empati dan mau peduli kepada sesama lebih penting dibanding ikut berkomentar terkait boleh tidak boleh mengucapkan selamat Natal, seperti yang selalu terjadi di media sosial menjelang Natal. Topik yang terus berulang setiap tahun.
Memang, tema ini diharapkan tidak hanya diterapkan selama Natal dirayakan. Tetapi, pengingat, begitulah seharusnya umat Kristen dan Katolik menghidupi hidup mereka.
Seperti halnya Yesus menjadi hadiah terbesar bagi umat Kristen sebagai Juru Selamat, umat harus memberi hadiah kepada sesama lewat perbuatan nyata penuh kasih dalam hidup mereka. Selamat menyongsong Natal bagi Anda yang merayakan! (*)
Baca juga: Cucu Mbah Minto Sebut YouTuber Ucup Klaten Bantu Sejak Masuk RS hingga Meninggal
Baca juga: Pemilihan Ketua Umum PBNU Digelar Malam Ini, Tempatnya Belum Ditentukan
Baca juga: Pencabulan 9 Bocah di Cengkareng: Pelakunya Anak di Bawah Umur dengan Modus Bermain Bersama
Baca juga: Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Jateng, Polda: di Semarang, Solo, dan Sukoharjo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/rika-irawati-wartawan-tribun-jateng.jpg)