Berita Jakarta
Polemik Banyak Orang Berduit Minta Gratisan Karantina Seusai Perjalanan Luar Negeri
Aturan karantina bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang pulang dari luar negeri terus menuai polemik, bersamaan dengan keterbatasan
Tak sedikit di antara mereka yang memaksa untuk dikarantina di Wisma Atlet.
"Banyak wisatawan khususnya WNI yang tidak memahami siapa saja yang boleh ke wisma. Namun, dia memaksakan diri ke wisma," ujar Agus.
Padahal, dalam Ketentuan soal karantina kesehatan tersebut tercantum dalam surat edaran (SE) Satgas Covid-19 Nomor 25 Tahun 2021.
Dalam aturan itu jelas bahwa penumpang dari luar negeri yang bukan pekerja migran Indonesia, pelajar, atau aparatur sipil negara (ASN), wajib melakukan karantina kesehatan di hotel yang berbayar.
Siapkan kamar
Adapun, Koordinator Hotel Repatriasi, Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Vivi Herlambang mengatakan, saat ini, pihaknya telah menyiapkan 16.588 kamar dari 135 hotel di Jabodetabek untuk karantina mandiri bagi pelaku perjalanan yang kembali dari luar negeri.
Menurut dia, dari jumlah tersebut, sebanyak 9.322 kamar, atau 56,19 persen sudah terisi. "Sehingga masih ada 43 persen lagi yang masih bisa (tersedia) atau 7.266 kamar. Jadi jangan khawatir. Kalau jumlah kamar kami menyediakan," ," terangnya, dalam diskusi secara virtual melalui kanal YouTube BNPB, Kamis (23/12).
Vivi mengungkapkan, harga hotel karantina dari bintang 2 sampai bintang 5, dan luxury selama 9 malam 10 hari bervariasi. Ia menyebut, biaya hotel karantina tersebut sudah termasuk makan tiga kali sehari, laundry, PCR dua kali, tenaga kesehatan, transportasi dari bandara dan kamar.
Ia mencontohkan, untuk hotel bintang 2 dengan tarif Rp 6,75 juta dengan biaya maksimal Rp 7,24 juta.
"Bintang 3 dengan tarif Rp 7,74 juta, maksimalnya Rp 9,175 juta. Kemudian, bintang 4 tarifnya Rp 9,2 juta, maksimal Rp 11,4 juta; bintang 5 tarifnya Rp 12,4 juta sampai Rp 16 juta, sedangkan hotel luxury yang di atas bintang 5 itu tarifnya dari Rp 17 juta sampai Rp 21 juta," paparnya.
Vivi menyarankan masyarakat yang akan melakukan perjalanan ke luar negeri untuk melakukan reservasi hotel karantina terlebih dahulu, sehingga saat kembali ke Tanah Air sudah memiliki tempat karantina.
"Jadi bapak ibu bisa langsung pesan kamar pesan untuk karantina di laman https://quarantinehotelsjakarta.com," ujarnya. (Kompas.com/Tribunnews)
Baca juga: Apa Dampaknya Bila Pemerintah Hapus Premium dan Pertalite?
Baca juga: Hotline Semarang : Pak Kapan Vaksinasi untuk Siswa MI?
Baca juga: Ganjar Pranowo Nilai Mbah Minto Bisa Menghibur dan Menginspirasi
Baca juga: Pelaku Tabrak Lari yang Membuang Korban di Banyumas Ditangkap, Keluarga Korban Beri Tanggapan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/petugas-medis-memberikan-penanganan-kepada-pasien-di-rs-darurat-wisma-atlet.jpg)