Berita Kudus
Kena Tebas Senjata Tajam Begal di Kudus, Korban Sempat Mencari Tangan yang Terputus
Keluarga korban pembegalan meminta agar para pelaku ditangkap dan mendapatkan hukuman setimpal.
Penulis: raka f pujangga | Editor: moh anhar
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Keluarga Muchammad Indra Setiawan (23), korban pembegalan, meminta agar para pelaku ditangkap dan mendapatkan hukuman setimpal.
Ibu korban, Kholida (41), warga Mejobo, menceritakan, anaknya terlambat kerja saat masuk shift malam di Pura Group.
Sehingga anaknya memilih untuk mengendarai sepeda motor ke arah timur menuju Kabupaten Pati.
"Awalnya terlambat kerja shift malam, pikiran anak saya itu ke timur terus," ujar dia, saat ditemui di RSUD dr Loekmono Hadi Kudus, Kamis (6/1/2021).
Baca juga: Wali Kota Semarang Rotasi 18 Kepala Dinas di Lingkungan Pemkot, Pasar Johar Jadi Satu PR Prioritas
Baca juga: Hari Jadi Pertama MS Glow Aestetic Clinic Semarang, Konsumen Dapatkan Hadiah Emas
Dalam perjalanan, kemudian anaknya dibuntuti empat orang menggunakan dua unit sepeda motor.
Dua orang berada di atas motor, sedangkan dua orang lainnya menyerang korban sampai terluka parah hingga pergelangan tangan kirinya putus.
"Dua orang yang menyerang anak saya, katanya pakai masker hitam dan rambutnya gondrong," kata dia.
Pada saat kejadian, anak pertamanya itu juga tidak meminta pertolongan kepada masyarakat sekitar.
"Anak saya waktu diserang cuma bilang 'ampun, ampun' saja sama pelaku. Nggak minta tolong sama yang lain," katanya.
Setelah ponselnya diambil pelaku, motor korban, Indra Setiawan(23), juga sempat ditendang hingga terjatuh.
Akibat kejadian itu tangan kiri korban juga ditebas pelaku hingga putus.
Saat itu korban juga sempat mengambil tangan yang putus tersebut.
"Anak saya sempat mengambil tangannya yang putus waktu itu. Terus pelakunya lari," jelas dia.
Dia berharap, pelaku segera tertangkap, apalagi akibat kejadian itu anaknya harus kehilangan tangan.
"Anak saya sampai tidak punya tangan ini, bagaimana," ujar dia sembari menangis.