Berita Regional

Nenek Ini Ditangkap Polisi Setelah Bawa Kabur Tas yang Ditemukannya di Jalan

Nenek itu ditangkap dan dijadikan tersangka setelah menemukan sebuah tas berisi uang jutaan rupiah dan ponsel.

Net
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM - Di Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, seorang nenek harus berurusan dengan polisi.

Nenek itu ditangkap dan dijadikan tersangka setelah menemukan sebuah tas di jalan.

Tas tersebut berisi uang jutaan rupiah dan ponsel.

Baca juga: Pemain Sinetron Ikatan Cinta Ivanka Suwandi Jadi Korban Penipuan, Rp3,8 Miliar Melayang


Ketika menemukan tas itu, si nenek bukannya berupaya mengembalikan, tapi malah membawanya kabur.

Korban yang kehilangan tasnya kemudian melapor ke polisi.

Nu (60) warga Kelurahan Semabung Baru, Kecamatan Bukit Intan ini diciduk oleh Tim Buru Sergap Naga Polres Pangkalpinang lantaran tersandung kasus pencurian tas milik EM (48) seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada 28 Desember 2021 lalu.

Mengenakan daster motif bunga berwarna biru dan celana panjang berwarna cokelat serta memakai hijab berwarna merah, Nu hanya bisa tertunduk lesu saat digiring ke Polres Pangkalpinang, Rabu (5/1/2022) malam.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Pangkalpinang, AKP Adi Putra mengatakan, pelaku ditangkap berdasarkan laporan polisi nomor LP/B/503/XII/2021/SPKT/Polres Pangkal Pinang/Polda Bangka Belitung.

“Peristiwa itu terjadi pada hari Selasa tanggal 28 Desember 2021 sekira pukul 09.45 WIB."

 
"Pelaku yang tidak diketahui identitasnya ada mengambil satu buah tas tangan warna hijau,” kata dia kepada Bangkapos.com, Kamis (6/1/2022).

Adi Putra bercerita, awalnya pihak kepolisian menerima laporan tersebut pada 28 Desember 2021 siang.

Saat itu, korban yang hendak berangkat bekerja tak menyadari bahwa tas yang dibawa terjatuh di sekitar Jalan Raya Sungailiat-Pangkalpinang.

Di dalam tas tersebut ada satu unit smartphone warna abu-abu, uang tunai sebesar Rp5.500.000, hingga surat-surat berharga seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), Surat Izin Mengemudi (SIM), dan kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) milik korban.


Setelah korban melapor, polisi pun segera melacak keberadaan barang-barang itu.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved