Berita Semarang
Pembunuhan Penjahit di Semarang: Suami Pergi Berlumuran Darah Bawa Pisau, Ancam Warga yang Tanya
Warga melihat suami korban meninggalkan rumah dalam kondisi badan berlumuran darah dan membawa pisau.
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Seorang wanita penjahit bernama Indah Safitri menjadi korban pembunuhan di Kota Semarang, Sabtu (15/1/2022).
Kejadian di rumah kontrakan Jalan Srinindito Baru RT 11 RW 1 Kelurahan Ngemplak Simongan, Kecamatan Semarang Barat, itu menggegerkan warga sekitar.
Warga melihat suami korban meninggalkan rumah dalam kondisi badan berlumuran darah dan membawa pisau.
Baca juga: Penjahit Semarang Tewas Dibunuh Suaminya, Rekan Korban: Pelaku Suka Cemburu
Warga takut saat menegur suaminya.
Tetangga korban, Kenan, mengaku melihat suami korban dalam keadaan berlumuran darah dan membawa pisau.

Warga yang menanyakan diancam menggunakan pisau.
"Pelaku hanya diam saat keluar dari rumah kontrakan kemudian menaiki kendaraan terus turun (pergi)," ujarnya.
Menurutnya, pisau yang digunakan pelaku dibuang di lapangan bulu tangkis tak jauh dari lokasi pembunuhan.
"Saya tidak tahu lari ke mana, tapi menurut informasi lari ke rumah perempuannya ambil anaknya yang kecil," kata dia.
Dikatakannya, warga tidak mendengar kegaduhan saat terjadi pembunuhan.
Warga hanya mendengar suara jeritan dari tetangga kontrakan korban.
"Jadi yang ngontrak teriak-teriak warga baru keluar.
Warga mendengar sekitar pukul 12.30," ujar dia.
Baru Dua Minggu
Sementara itu Ketua RT 11 Martoyo menuturkan korban bersama suaminya baru dua Minggu tinggal di kontrakan tersebut.