Berita Batang

Tahun 2022, Bupati Wihaji Targetkan 30 Ribu PTSL Selesai

Pemerintah Kabupaten Batang menargetkan 30 Ribu sertifikat tanah di 52 desa dapat selesai diterbitkan pada tahun 2022 melalui program PTSL.

Penulis: dina indriani | Editor: moh anhar
Dokumentasi Diskominfo
Bupati Wihaji saat memberikan smabutan acara sinergi sosialisasi program PTSL di Hotel Dewi Ratih, Rabu (26/1/2022) 

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Pemerintah Kabupaten Batang menargetkan 30 Ribu sertifikat tanah di 52 desa dapat selesai diterbitkan pada tahun 2022 melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Bupati Batang Wihaji mengatakan, program PTSL memberikan kepastian kepada masyarakat untuk kepemilikan tanah sekaligus kepastian hukumnya.

“Hak atas suatu tanah milik masyarakat secara gratis, bisa dibilang, PTSL adalah proses pendaftaran pertama kali terhadap tanah yang belum memiliki hak milik,” tutur Bupati Wihaji saat sinergi sosialisasi program PTSL di Hotel Dewi Ratih, Rabu (26/1/2022)

Baca juga: Cuplikan Gol Ricky Kambuaya Persebaya Surabaya Saat Timnas Indonesia Imbang Skor 1-1 Timor Leste

Baca juga: Fakultas Peternakan Unsoed Purwokerto Jalin Sinergi dengan Yayasan Edu Farmers International

Lebih lanjut, semangat itulah yang setiap Kabupaten berlomba-lomba melakukan percepatan untuk penyelesaian sertifikat tanah di desa-desa. 

“Konsep ini Pemerintah hadir memberikan layanan kepada masyarakat untuk mendapatkan kepastian kepemilikan tanah,” ujarnya.

Senada, Kepala BPN Kabupaten Batang Kris Joko Supriyatno mengatakan, program PTSL ini untuk memastikan fungsi posisi hukum tanah. 

Oleh karena itu, masyarakat harus diberikan kepastian hukum yang berlaku itulah adanya program PTSL. 

“Bidang tanah yang ada di Kabupaten Batang ada 536.486 bidang, saya rasa ini sangat dinamis, karena di masyarakat kita ada semacam pemecahan. 

Itu terjadi adanya polarisa dan transaksi yang jual beli atau transaksi bawah tanah,” jelasnya.

Program PTSL, lanjutnya bertujuan supaya termonitor sehingga hasil yuridis.

Kemudian jumlah bidang tanah tadi yang sudah terdaftar di sistem pertanahan ada 329.716 bidang.

Baca juga: Asyik Belajar Kosakata Bahasa Inggris dengan Lagu

Baca juga: Rehab Sekolah Bermasalah, DPRD Batang Minta Kontraktor Ini Di-blacklist

Sehingga sesuai kuantitas jual tanah yang sudah disertifikatkan di Kabupaten Batang ada 61,46 persen.

Kemudian, dari semua itu ada sekitar 206.770 bidang tanah yang belum terdaftar dan ini menjadi tugas BPN Kabupaten Batang didalam melaksanakan PTSL ini.

“Jadi masih ada 40 persen bidang tanah yang belum kita daftarkan prosesnya sendiri, akan didata setelah itu baru kita ukur kemudian melakukan pemeriksaan baru kalau sudah selesai diberikan sertifikatnya,” pungkasnya. (*)

 

 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved