Kamis, 7 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Wawancara Khusus

WAWANCARA : KH Mahsun Tegaskan NU Konsisten Jaga Keutuhan NKRI

PWNU Jateng yang diwakili oleh Wakil Ketua PWNU, DR. KH. Mahsun Mahfudz berbincang santai bersama Tribun Jateng dalam program Tribun Topic.

Tayang:
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: Catur waskito Edy
tribunjateng/ist
DR KH Mahsun Mahfudz, Wakil Ketua PWNU Jateng 

Di tempat saya mengajar, UIN Walisongo Semarang, setiap Jumat seragamnya mahasiswa diperbolehkan pakai sarung dan peci, meski enggak wajib.

Warga NU jadi pejabat publik, pengusaha sukses, dan beberapa sektor lain. Untuk menghidupkan dan mempertahankan guyub rukun NU seperti apa?

Nu itu selalu guyub rukun, mempertahankannya melalui tradisi. Nu punya satu kebiasaan, seringkali sepakat di dalam ketidaksepakatan.

Makanya seringkali kalau ada 'gegeran' di NU, nanti endingnya happy. Contoh jelang muktamar kemarin, meski sempat memanas, hasilnya jadi kebersamaan, demokrasi yang sehat.

NU punya kepentingan menjaga keutuhan NKRI. Karena NU ini menjadi bagian dari founding fathers negeri ini, NKRI harga mati.

Ada program NU untuk teman-teman milenial?

Di NU ada badan otonom. Satu lembaga anak NU yang diberikan kewenangan untuk mengurus dirinya sendiri termasuk kegiatan-kegiatan di dalamnya.

Kami berikan ruang kepada mereka. Meskipun hal-hal yang bersifat strategis seperti peneguhan Ahlussunnah wal Jamaah tetap satu komando.

Dalam kegiatan rutinitas sesuai segmentasi masing-masing, misal segmentasi pemuda atau pelajar.

Di situlah segmen kaum milenial dalam melayani masyarakat. Contoh Ipnu Ippnu melayani masyarakat. Begitu juga Ansor dan Fatayat. Sudah ada wadahnya masing-masing untuk berkreasi, namun tidak keluar dari akidah Ahlussunnah wal Jamaah.

Ada pesan untuk warga nahdiliyin?

Warga NU di Jateng dan simpatisan di luar NU, baik itu organisasi sosial, agama maupun media massa. Nu kini sudah memasuki hampir satu abad.

Mari kita bahu membahu sesuai dengan kompetensi dan segmentasi kita masing-masing. Untuk lebih meneguhkan khidmah kita kepada Jamiyah Nahdlatul Ulama.

Karena sesungguhnya, yang butuh adalah kita kepada NU. Baik di bidang sektor kehidupan, mulai dari agama, ekonomi, sosial, budaya, politik, bahkan sampai masalah pertahanan dan keamanan negeri ini.

Mari kita bahu membahu sesuai dengan segmen kita masing-masing. (Sam)

Baca juga: Rahmat Dwisaputra Resmi Nakhodai Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah

Baca juga: Manfaat Jahe Jeruk Nipis untuk Detoks dan Sumber Nutrisi, Nikmat Diminum saat Hangat

Baca juga: Cara Dapat Cuan dari Boom Match Aplikasi Penghasil Uang Membayar ke DANA

Baca juga: Harga Emas Antam Hari Jumat (4/2) Ini Naik Rp 1.000, Ini Daftar Lengkapnya

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 3/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved