Berita Kudus
1.000 Ton Per Bulan, Produksi Gula Kelapa Kudus Tembus Pasar Ekspor
Produk dari CV Hasil Barokah Mandiri tersebut memiliki daya tarik karena indeks glisemik yang lebih rendah sehingga cocok bagi penderita diabetes.
Penulis: raka f pujangga | Editor: m nur huda
Namun, karena jumlah permintaan yang terus meningkat. Pihaknya juga melakukan penanaman mandiri pohon kelapa di daerah Menawan sebanyak 1.200 pohon.
Jenis kelapa yang dipilih ada kelapa Genjah Nias, karena memiliki umur pendek dan berbuah banyak.
"Dipilih jenis Genjah Nias karena usia 3-4 tahun sudah bisa dipanen setiap hari karena buahnya banyak," kata dia.
Ribuan pohon kelapa yang dikelola secara mandiri itu berdiri di atas lahan seluas tiga hektare yang ditanam sejak tahun 2020 lalu.
"Perkiraan pada tahun 2023 sudah bisa panen," jelasnya.
Dalam perawatan, pihaknya juga tidak menggunakan pupuk atau pestisida kimiawi.
"Organik semua perawatannya. Pestisidanya juga organik. Sehingga kualitas yang diterima sampai ke konsumen juga baik," jelas dia. (raf)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Staf-Ekspor-Impor-CV-Hasil-Barokah-Mandiri-M-Ali-Mahmud-menunjukkan-produk-gula-kelapa.jpg)