Kamis, 21 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kesehatan

Manfaat Asam Jawa, Efektif untuk Antimikroba Hingga Antiobesitas

Asam jawa yang memiliki nama latin Tamarindus indica merupakan tanaman rempah dari keluarga polong-polongan.

Tayang:
Editor: galih permadi
Bagus Ray
Asam Jawa 

Segmen pada mahkota berbentuk bundar telur dengan panjang 10-13 dan lebar 2-6 mm.

Tanaman asam jawa ini memili benang sari kurang dari 10 dengan kepala sari fertil berjumlah 3 dan steril 4 atau 5.

Buah tamarin ini memiliki tipe polong yang tidak pecah dengan bentuk lonjong 5-15 cm dan lebar 1-3 cm.

Buahnya berwarna coklat kemerahan dan saat matang berubah menjadi coklat kehitaman dengan tekstur lembek yang beraroma serta berasa asam.

Ekologi

Asam jawa mampu tumbuh dengan baik pada ketinggian mencapai 1500 m dpl dengan curah hujan rata-rata tahunan 500-1500 mm dengan jenis tanah alluvial dalam yang memiliki aerasi baik.

Jika tumbuh di daerah bercurah hujan lebih dari 4000 mm maka pengbungaan dan pembuahan akan terhambat.

Suhu maksimal hingga 47o C, karenanya tumbuhan ini dapat berkembang dengan baik di daerah semi kering dan iklim muson basah dengan.

Kandungan Fitokimia

Buah Asam Jawa memiliki kandungan yang bermanfaat bagi kesehatan.

Senyawa fenol, glikosida, mallic acid, tartaric acid, getah, pectin, arabinosa, sylosa, galaktosa, glukosa dan uronic.

Buah asam jawa itu sendiri mengandung protein dan karbohidrat yang tertinggi dibanding berbagai buah lain.

Asam organik juga banyak ditemukan didalam buah asam jawa. Bijinya mengandung glukosa, galaktosa, protein, lemak dan beberapa asam keto serta antioksidan fenol.

Sebaran
Asam Jawa merupakan tanaman yang berasal dari Afrika yang kemudian juga berkembang di India, Sudan Pakistan, Filipina, Spanyol, Meksiko dan juga di Indonesia.

Di Indonesia tumbuhan ini tersebar merata.

Sementara itu di Kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan Konservasi (KPHK) Pati Barat, pohon Asam Jawa dapat ditemukan di Cagar Alam (CA) Kembang, CA Keling Iabc, CA Keling II/III dan CA Gunung Celering di Kabupaten Jepara.

Penulis

Budi Santoso
PEH Muda pada BKSDA Jateng
Kepala KPHK Pati Barat

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved