Berita Salatiga
Perajin Tahu Tempe Gagal Mogok Produksi, Ini Alasannya
Pada minggu kemarin, Puskopti (Pusat Koperasi Tahu Tempe Indonesia) memberi surat edaran terkait para perajin tahu tempe untuk mogok produksi
Penulis: Hanes Walda Mufti U | Editor: Catur waskito Edy
“Ya mengeluh, pendapatannya cuma sedikit,” ujarnya.
Dalam sehari sebelum harga kedelai naik, ia bisa mengasilkan satu kwintal tahu, tetapi sekarang ia hanya menghasilkan sekitar 60 kilogram.
“Dulu itu seseharsekitar satu kwintal tapi sekarang hanya bisa mencapai 60 kilogram saja,” kata Tuminem.
Tuminem mengantisispasi dengan mengecilkan ukuran yang biasanya satu papan berisi sepuluh potong setelah dikecilkan menjadi 11-12 potong.
Selain itu, ia juga menjual tahu dengan ukuran standar.
“Kalau dikecilkan harga jualnya seperti biasa sekitar Rp 36.000, tapi kalau ukurannya standart kita yang menaikkan harga sekitar Rp 40.000,” paparnya. (han)
Baca juga: Aplikasi Penghasil Uang Irazoo, Nonton Video dan Main Game Dapat Duit Puluhan Ribu
Baca juga: Akustik Di Atas Puncak Serut Blora, Aliph : Melebihi Ekspektasi
Baca juga: Wajah Bayi Anak Aurel dan Atta Bikin Keluarga Gen Halilintar Histeris Bahagia
Baca juga: Setelah Terkatung-Katung 28 Tahun, Puskesmas Baturraden II Akhirnya Selesai Berdiri Kokoh