Berita Semarang

Libur Panjang Tak Pengaruhi Peningkatan Kunjungan, Wisatawan Cenderung Turun sejak PPKM Level 3

Libur akhir pekan ditambah libur Isra Miraj tak mempengaruhi peningkatan kunjungan pariwisata di Kota Semarang.

Tribun Jateng/ Idayatul Rohmah
Seorang pengunjung tampak memotret satwa di objek wisata Semarang Zoo, kemarin. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Libur akhir pekan ditambah libur Isra Miraj tak mempengaruhi peningkatan kunjungan pariwisata di Kota Semarang.

Wisatawan cenderung menurun sejak ibu kota Jawa Tengah ini menerapkan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3. Satu diantaranya objek wisata Semarang Zoo

Direktur Semarang Zoo, Choirul Awaludin mengatakan, libur panjang pekan ini tidak berpengaruh terhadap peningkatan kunjungan di kebun binatang milik Pemerintah Kota Semarang tersebut.

Sejak PPKM level 3 diterapkan pada Februari ini, tingkat kunjungan wisatawan ke Semarang Zoo cenderung turun.

Padahal pada Januari lalu, kunjungan bisa tembus di atas 3.000 wisatawan saat akhir pekan.

Sejak PPKM level 3, kunjungan paling banyak mencapai 1.900 wisatawan.

Dia memprediksi, tingkat kunjungan masih mengalami penurunan pada pekan ini meski ada libur Hari Raya Nyepi pada Kamis besok. 

"Ketika pemerintah mengungumkan adanya Omicron turun drastis. Kemarin Minggu kami prediksi akan meledak di angka 3.000, ternyata meleset.

Hari ini juga sepi karena dari pagi hujan," papar Awal, sapaannya, Senin (28/2/2022). 

Selama PPKM level 3 diterapkan, Awal mengatakan, Semarang Zoo memberlakukan pembatasan pengunjung dengan kapasitas 50 persen dan menerapkan protokol kesehatan ketat.

Setiap pengunjung wajib pindai barcode pada aplikasi Pedulilindungi. Meski demikian, hingga saat ini kunjungan belum pernah mencapai kapasitas 50 persen. 

"Kami sempat menaikkan dari 50 persen jadi 75 persen. Sekarang kami kembali terapkan 50 persen.

Sampai hari ini kunjungan belum pernah sampai 50 persen. Pada tahun baru kemarin saat kapasitas maksinal 75 persen, kami sempat mencapai 70 persen," paparnya. 

Menurutnya, industri pariwisata sudah sempat bangkit pada awal tahun ini. Penyebaran Covid-19 varian Omicron di Kota Semarang sangat berpengaruh terhadap dunia pariwisata yang menyebabkan tingkat kunjungan kembali menurun. Dia berharap ada percepatan vaksinasi agar pariwisata bisa kembali bangkit. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved