Sabtu, 11 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pasar Mobil Bekas Taksi Blue Bird Belum Stabil, Ini Penyebabnya

Selama pandemi Covid-19, penjualan eks taksi blue bird sendiri tidak bisa diperkirakan dan cenderung naik-turun.

Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/ Idayatul Rohmah
Showroom mobil bekas taksi blue bird di Pedurungan Semarang. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kebijakan terkait pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dan larangan mudik lebaran menjadi salah satu faktor penentu tinggi atau rendahnya penjualan mobil eks taksi milik blue bird di Showroom blue bird Kota Semarang jelang Ramadhan 2022 ini.

Apabila PPKM semakin diperlonggar, dimungkinkan penjualan mobil bekas tersebut tinggi.

Namun apabila diperketat diikuti larangan mudik, dinilai akan berpengaruh pada penurunan penjualan.

"Tren tahun lalu, jelang ramadhan orang berbondong-bondong cari mobil. Saat ini orang tanya saja jarang dan bulan ini baru laku 3 unit. Awal bulan ini lesu banget untuk ukuran jelang Ramadhan. Kalau perkiraan saya, orang berjaga-jaga kaitannya dengan PPKM karena biasanya banyak yang membeli mobil jelang ramadhan untuk kembali ke kampungnya. Saat ini tren tersebut masih belum terjadi," kata Sales Marketing Mobil Eks Blue Bird, Kris Wiyatmoko, kemarin.

Ia menjelaskan, selama pandemi Covid-19, penjualan eks taksi blue bird sendiri tidak bisa diperkirakan dan cenderung naik-turun.

Melihat tahun 2021 lalu, jelang akhir tahun terjadi kenaikan penjualan.

Namun mengawali tahun 2022 hingga bulan Februari kemarin, penjualan kembali menurun.

Arif Mahmudi Kepala Marketing Mobil Eks Blue Bird menyebutkan, penjualan rata-rata saat pandemi berkisar antara 20 -25 unit per bulan.

Sedangkan sebelum pandemi bisa terjual sekitar 25 - 30 unit per bulan.

Namun bulan lalu, penjualan menyusut di angka belasan unit yang terjual.

"Bulan kemarin (Februari) terjual 16 unit, agak turun," kata Arif.

Di sisi lain Kris memaparkan, mobil eks taksi blue bird yang dijual di showroom blue bird, Pedurungan Semarang saat ini tersedia vios limo. Adapun hingga kemarin, jumlah tersedia sekitar 25 unit.

Disebutkan, mobil-mobil tersebut berusia sekitar lima tahun yang kemudian diremajakan. Mobil kemudian dijual untuk umum dengan kisaran harga saat ini Rp 76 juta sampai Rp 83 jutaan.

Menurut Kris, selain pembeli merupakan perorangan untuk pribadi, pembeli juga merupakan perantara.

Sejauh ini, kata dia, mobil telah dikirim ke berbagai pulau di Indonesia.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved