Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Alasan Irayani Kekeh Pilih Minyak Goreng Curah di Sragen

Irayani mengaku telah beralih menggunakan minyak curah semenjak pandemi Covid 19 melanda.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/ Khoirul Muzakki
Irayani menggoreng telur di rumahnya, Perumahan Taman Asri, Kroyo, Sragen, Selasa (19/4/2022). 

Pengalamannya, minyak goreng curah sudah keruh setelah dua kali pemakaian.

Berbeda dengan minyak goreng kemasan yang bisa digunakan sampai tiga kali penggorengan. 

Tapi ia menggarisbawahi, tidak semua minyak goreng kemasan terjamin kejernihan dan kesehatannya.

Ia melihat hanya minyak goreng dengan merk tertentu yang memang sudah dikenal bagus kualitasnya. 

Namun ada minyak kemasan yang menurut dia, kualitasnya tak beda jauh dengan minyak curah.

Wajar, saat kondisi pasar masih normal dulu, harga minyak goreng kemasan pun bervariatif hingga selisih harganya lumayan. 

Tapi entah mengapa, saat ini, minyak goreng kemasan, dengan kualitas berbeda, harganya dipukul rata. 

"Sejak adanya program subsidi dari pemerintah, harga itu dipukul rata, " katanya.

(*) 

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved