Berita Karanganyar

Dinding Kelas dan Perpustakaan SDN 1 Berjo Karanganyar Jebol Ini Penyebabnya

Talud lapangan belakang SDN 1 Berjo Kecamatan Ngargoyoso Kabupaten Karanganyar longsor hingga merusak dinding ruang kelas dan perpustakaan, Selasa.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: rival al manaf
Dokumentasi Camat Ngargoyoso.
Warga membersihkan material longsor yang merusak dinding kelas SDN 1 Berjo Kecamatan Ngargoyoso Kabupaten Karanganyar, Selasa (19/4/2022). 

TIRBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Talud lapangan belakang SDN 1 Berjo Kecamatan Ngargoyoso Kabupaten Karanganyar longsor hingga merusak dinding ruang kelas dan perpustakaan, Selasa (19/4/2022).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut.

Akan tetapi dinding satu ruang kelas dan ruang perpustakaan jebol diterjang material talud lapangan yang longsor.

Baca juga: Diam-diam Joko Suranto Sumbang Pembangunan Masjid Al Fatah Sragen

Baca juga: Ini Jalur Alternatif Bagi Pemudik Melintasi Kota Semarang Tanpa Harus Terjebak Macet di Pusat Kota

Baca juga: Cocok Untuk Bikin Konten Video, Oppo A96 Unggulkan Kapasitas Memori?

Selain itu luapan air juga menggenangi beberapa ruang kelas.

Camat Ngargoyoso, Wahyu Agus Pramono menyampaikan, hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah sekitar lokasi kejadian longsor selama dua jam lebih mulai sekira pukul 12.00 hingga 14.30.

Kemudian talud lapangan yang sebelumnya pernah longsor pada pertengahan Februari 2022, lanjutnya, kini longsor kembali hingga mengakibatkan kerusakan cukup parah pada bangunan sekolahan.

"Ini hujan sudah reda, pembersihan mulai dilakukan menggunakan alat berat, dibantu para relawan dan warga," katanya saat dihubungi tribunjateng.com.

Baca juga: Restoran BG Kitchen dan Lounge Kota Tegal Gelar Santunan Anak Yatim Piatu 

Baca juga: Bupati Jepara Jamin Stok Pupuk untuk Petani Aman

Baca juga: Alasan Kenapa Anak di Bawah 18 Tahun Boleh Mudik tanpa Booster dan Tes PCR

Apabila pembersihan material longsor hari ini belum selesai akan dilanjutkan pada esok hari.

Pihaknya menyarankan kepada Korwil supaya meliburkan aktivitas kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah tersebut terlebih dahulu untuk proses pembersihan.

"Kalau bisa diliburkan dulu untuk pembersihan. Kalau hari ini tidak selesai dilanjutkan esok hari. Karena ada beberapa ruang kelas yang tergenang," ucapnya. (Ais).

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved