Polisi Selidiki Ludesnya Uang Tabungan Ojol Semarang Rp 65 Juta: Masih down, lemes
Ojek online alias Ojol Semarang yang uang tabungannya ludes gara-gara kode OTP masih lemas.
Penulis: iwan Arifianto | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Irwanuari Kiswanto ojek online (ojol) Semarang kondisinya kini masih terpuruk.
Ia yang dikenal sebagai pria pekerja keras itu sekarang masih belum sanggup bekerja.
"Masih down, masih lemes. Seharian ini di rumah saja," ujarnya saat ditemui Tribunjateng.com di rumahnya Jalan Krajan Bagus Raya, Sembungharjo, Genuk, kamis (21/4/2022).
Baca juga: Uang Tabungan Ojol Semarang Rp 65 Juta Ludes Gegara Link Undian, Ini Respons Polisi Ketika Ia Lapor

Meski kondisinya masih drop, irwan tetap berusaha menyelesaikan kasusnya.
Seperti mendatangi pihak bank untuk memantau sejauh mana kasusnya berjalan.
Selain itu, ia hendak meminta keringanan KUR akibat kejadian penipuan itu.
"Ada dua bank milik saya yang dikuras penipu. Bank BCA sudah bergerak, ada investigasi internal bekerja sama dengan bank BRI," katanya.
Sedangkan dari pihak kepolisian, ia mengaku, belum mendapatkan update terakhirnya.
"Belum ada kabar dari pihak kepolisian," jelasnya.
Terpisah, Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Donny Sardo Lumbatoruan mengaku, kasus itu masih dalam penanganan.
"Masih penyelidikan," terangnya singkat saat dikonfirmasi wartawan.
Diberitakan sebelumnya, Irwan Ojek online (ojol) Semarang alami nasib apes.
Ia tertipu oleh orang tak dikenal dengan modus undian berhadiah.
Akibatnya, pria asal Sembungharjo, Genuk itu rugi Rp65 juta.
"Uang itu hendak saya gunakan untuk bangun rumah, kalau ingat kejadian itu saya kepingin nangis," ucapnya kepada Tribunjateng.com, Rabu (20/4/2022).