Berita Semarang
Kegembiraan Masyarakat Saat Mudik Lebaran
Usai meredanya pandemi Covid-19, masyarakat berbondong-bondong untuk mudik lebaran.
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: sujarwo
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Mudik lebaran pernah tertunda selama dua tahun. Banyak masyarakat yang takut mudik dikarenakan pandemi Covid-19.
Usai meredanya kasus tersebut, masyarakat berbondong-bondong untuk mudik lebaran.
Seolah melepas rasa rindu terhadap keluarga yang jauh dan lama tidak berkumpul.
Seperti pria berusia 36 tahun, yang ak

rab dipanggil Supra, ia bersama anak dan istrinya turun dari KA Tawang Jaya Premium dengan tujuan Semarang Tawang - Pasar Senen PP, Senin (25/4/2022).
Tujuan ia menaiki kereta tersebut karena ingin pulang ke kampung halaman yang berada di Nganjuk.
Saat transit di Stasiun Tawang, ia mengatakan kegembiraannya mudik lebaran tahun ini.
"Ini sama istri dan anak mau mudik ke rumah orang tua di Nganjuk. Ini saya di Stasiun Tawang hanya transit," katanya.
Usai kasus aktif Covid-19 yang menurun kini ia bersama keluarganya tak takut untuk mudik lebaran.
"Sudah dua tahun saya tidak mudik karena pandemi Covid-19 takut juga. Setelah ada izin dari pemerintah baru berani mudik," ucapnya.
Ia berharap agar kedepannya mudik lebaran diperbolehkan lagi.
"Semoga tahun besok boleh mudik lebaran lagi, sama tiket keretanya kalau bisa dibikin murah lagi," harapnya.
Sementara itu, berdasarkan data yang diperoleh Tribunjateng.com dari Kementrian Perhubungan, Senin 25 April 2022 perjam 12 Siang.
Jumlah Penumpang di Stasiun Tawang KA Jarak Jauh untuk penumpang naik sebanyak 339 orang sedangkan penumpang turun 1.108 orang
Untuk Jumlah penumpang di Stasiun Tawang KA perkotaan – Kedengsepur untuk penumpang naik 15 orang dan penumpang Turun. 10 orang