Berita Boyolali

Ingat Kisah Trenyuh Siswadi Gaji Rp 1,8 Juta untuk Lebaran Dibegal? Ternyata Semua Itu Bohong

Setelah emak-emak berinisial M, kini giliran Siswadi (32) yang juga warga Cepogo, Boyolali yang terkuak akal bulusnya

Editor: muslimah
TribunSolo.com/Tri Widodo
Siswadi, warga Dukuh Panderejo, RT 01, RW 01, Desa Paras, Kecamatan Cepogo yang dibegal di Dukuh Pule, Desa Jelok, Kecamatan Cepogo, jalan Solo-Selo- Borobudur (SSB).  

Anaknya hanya kehilangan uang saja.

Anaknya masih diberikan keselamatan meski mengalami luka-luka.

Dia pun berharap agar kasus ini bisa segera terungkap sehingga tidak ada orang lain yang mengalami nasib yang sama dengan anaknya.

"Alhamdulillah masih selamat. Ya semoga aksi begal di Cepogo ini yang terakhir kalinya," harapnya.

Kronologi

Saat itu, Siswadi baru pulang kerja dari tempat kerjanya, sebuah pabrik konveksi di daerah Dawar, Mojosongo.

"Setelah buka puasa sebentar, saya langsung pulang," ujarnya saat ditemui TribunSolo.com, di rumahnya, Kamis (21/4/2022).

Dengan perasaan senang karena baru saja gajian, dia kemudian bergegas pulang.

Dia pun melintasi jalan SSB yang dia lalu setiap hari.

Tanpa ada perasaan atau firasat apapun, Siswadi melaju dari timur ke barat dengan nyaman, meskipun saat itu kondisinya masih gerimis.

Hingga akhirnya setelah meliwati SPBU Jelok, ada dua orang yang berboncengan yang memepet motornya.

Dia pun mengira pengendara itu akan mendahului sepeda motor honda Supra Fit yang dia kendarai.

"Lalu sampai di lokasi saya dipepet dan dipancal (ditendang) motor saya. Saya langsung jatuh ke kanan dan tersungkur. Posisi saya sudah antara sadar dan tidak," katanya.

Dia yang dalam kondisi setengah sadar itu, dimanfaatkan pelaku untuk melancarkan aksinya.

Pelaku kemudian menggerayangi kantongnya untuk menemukan barang berharga.

Uang gajinya senilai Rp 1,8 juta di dompetnya raib.

Sedangkan ponsel yang masih berada di saku depan celananya tak diambil.

Dompetnya baru ditemukan di tengah-tengah jalan raya.

Setelah itu, korban yang masih tersungkur itu kemudian tertabrak oleh sepeda motor yang dikendarai Subuh Sukomo, warga Magelang.

Subuh yang melaju dari timur kaget melihat korban dan sepeda motor yang tergeletak di pinggir jalan.

Karena tak sempat menghindar, Subuh lantas menabrak sepeda motor korban.

Sedangkan sepeda motor milik korban mengalami rusak cukup parah.

Pantauan TribunSolo.com, sepeda motor honda Supra Fit dengan nopol AD 2542 SD rusak di bagian lampu depan.

Jok motor korban juga hilang dan belum ditemukan.

Dia pun mengalami luka yang cukup serius pada bagian pinggangnya.

Sampai kini Siswadi masih merintih, merasa kesakitan di pinggangnya meskipun hanya terbaring di kasur.

"Tapi sudah saya periksakan dan Alhamdulillah tidak apa-apa," pungkasnya. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Awalnya Bikin Iba, Tapi Endingnya Bikin Murka, Siswadi Akui Berbohong Jadi Korban Begal di Cepogo,

Sumber: Tribun Solo
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved