Konflik Rusia dan Ukraina

Ukraina Dibantu Mata-Mata Amerika Eksekusi 8 Jenderal Rusia

Ada peran mata-mata AS yang disebut telah membantu Ukraina dalam mengeksekusi delapan jenderal militer Rusia.

Anatolii STEPANOV / AFP
Seorang prajurit pasukan militer Ukraina bersiaga di parit garis depan, perbatasan dengan Rusia, di dekat Avdiivka, tenggara Ukraina, 8 Januari 2022. 

TRIBUNJATENG.COM - Ukraina mendapat bantuan dari beberapa negara dalam berperang melawan Rusia.

Salah satunya, Amerika Serikat (AS).

Ada peran mata-mata AS yang disebut telah membantu Ukraina dalam mengeksekusi delapan jenderal militer Rusia.

Baca juga: Ini Ancaman Presiden Ukraina jika Rusia Bunuh 1 Tentara Terakhir di Pabrik Baja Mariupol


Seperti yang telah diberitakan, salah seorang petinggi militer Rusia, seorang kolonel berusia 36 tahun terbunuh.

Hal ini disebut menjadi pukulan besar untuk Rusia, setelah upaya invansinya ke Ukraina.

Sebelumnya, Letnan Kolonel Oleg Yevseev (43) juga terbunuh di Ukraina.

Rusia tidak memberikan rincian tentang bagaimana dan kapan dia dibunuh kecuali bahwa itu adalah bagian dari "operasi militer khusus" Vladimir Putin di Ukraina. 

Dia adalah salah satu dari 30 prajurit dari wilayah Omsk yang tewas dalam perang, dikutip dari The Sun.


Dan diperkirakan, invasi pemimpin Rusia telah  menelan korban lebih dari 20.000 tentara .

 
Para pejabat AS mengatakan, salah satu alasan Ukraina dapat menargetkan pasukan Putin adalah intelijen AS.

Para pejabat tersebut mengatakan AS memberi tahu Ukraina tentang waktu dan lokasi yang teapt untuk menyerang Rusia.

"Sejak awal, kami sangat condong ke depan dalam berbagi intelijen strategis dan dapat ditindaklanjuti oleh Ukraina," ujar pejabat AS.

"Ini berdampak baik pada tingkat taktis dan strategis."

Pesawat Rusia Ditembak Jatuh

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved