Berita Cilacap

Labfor Polda Jateng Diturunkan, Selidiki Penyebab Kebakaran Kapal di Cilacap, Ini Dugaan Awalnya

Sementara ini berdasar informasi yang dirangkum, sumber api berasal dari kegiatan seorang anak buah kapal (ABK) di kapal.

POLDA JATENG
Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi seusai mengecek lokasi kapal yang terbakar di Pelabuhan Wikajayapura Cilacap, Rabu (4/5/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, CILACAP - Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi mengerahkan tim untuk menyelidiki kebakaran kapal di Pelabuhan Wijayapura Kabupaten Cilacap.

Kapolda telah memerintahkan tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jateng untuk segera bergerak. 

Baca juga: Total 50 Kapal Nelayan yang Terbakar di Dermaga Batre Cilacap

Baca juga: Jelang Lebaran, Kilang Cilacap Operasikan Strategic Command Center Optimalkan Operasional & Produksi

Baca juga: Kementrian PUPR Dirikan Pos Pelayanan Mudik 2022 Khusus Kerusakan Jalan di Cilacap

Baca juga: Wisata Benteng Pendem Cilacap Ramai Pengunjung

"Labfor sudah kami perintah ke sini."

"Untuk sumber percikan api akan diselidiki Labfor Polda Jateng," ujarnya kepada Tribunjateng.com, Rabu (4/5/2022).

Menurutnya, kerugian akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai Rp 130 miliar.

Pihaknya menyebut taksiran kerugian berdasarkan kapal yang terbakar.

"Ada 44 kapal (nelayan) dan satu kapal take boat yang terbakar," terangnya.

Pantauan udara pasca kebakaran kapal di Pelabuhan Cilacap.
Pantauan udara pasca kebakaran kapal di Pelabuhan Cilacap. (POLDA JATENG)

Dikatakannya, sementara ini berdasar informasi yang dirangkum, sumber api berasal dari kegiatan seorang anak buah kapal (ABK) di kapal.

Namun pihaknya masih mendalami hal tersebut.

"Sementara, kami dapatkan adanya percikan api yang dilakukan ABK di satu kapal."

"Akan kami dalami dan ini semua untuk membuat terang perkara terkait kebakaran," jelasnya.

Ia menuturkan, lokasi kebakaran kapal terjadi di empat titik berbeda.

"Hasil penyelidikan sementara kebakaran terjadi di Titik A, B, C, dan D."

"Begitu terbakar, sejumlah kapal tercerai berai karena adanya pasang surut ombak," tandasnya. (*)

Baca juga: Arus Balik Lebaran Mulai Terlihat di Stasiun Purwokerto, 5.941 Pemudik Tinggalkan Banyumas

Baca juga: Kisah Naryo Supeltas Perbatasan Semarang, Sering Dapat Makian Pengemudi Mobil Mewah

Baca juga: Mayat Bayi Laki-laki Ditemukan di Demak, Dibungkus Tas Kresek Tersangkut Jaring, Dugaan Hasil Aborsi

Baca juga: H+3 Lebaran, Load Factor Trans Banyumas di Atas 80 Persen, Terpadat Tujuan Baturraden

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved