Berita Semarang

30 Lapak PKL di Jalan Dr Kariadi Dibongkar Satpol PP Kota Semarang, Lokasi Akan Jadi Pusat Kuliner

Satpol PP Kota Semarang membongkar 30 lapak pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang Jalan Dr Kariadi, Senin (9/5/2022)

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: muslimah

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Satpol PP Kota Semarang membongkar 30 lapak pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang Jalan Dr Kariadi, Senin (9/5/2022).

Pembongkaran dilakukan lantaran lapak tersebut berdiri di atas saluran. 

Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto mengatakan, telah berkomunikasi dengan para PKL untuk membongkar lapaknya secara mandiri pada 7 - 8 Mei lalu.

Kemudian, petugas Satpol PP dengan menggunakan alat berat melakukan pembersihan dan pembongkaran lapak-lapak tersebut. 

Keberadaan lapak melanggar peraturan daerah karena berdiri di atas saluran. Selain melanggar peraturan daerah, pembongkaran lapak juga untuk mendukung dibangunnya kawasan kuliner di Jalan Dr Kariadi.

Baca juga: Promo Alfamart Hari Ini Senin 9 Mei 2022 Aneka Paket Hemat Edisi Lebaran Super Murah

Baca juga: Kakek Sutrisno yang Ditemukan Tewas di Kebun Tebu dengan Bangkai Dua Biawak Tinggalkan Surat Wasiat

Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) akan menata pedestrian dan melakukan pelebaran jalan.  

"Saya berterima kasih kepada paguyuban PKL yang sudah kondusif mendukung pembongkaran ini. Kemarin, kami sudah komunikasi untuk bongkar mandiri tanggal 7 - 8 Mei. Hari ini, tanggal 9 Mei kami lakukan pembongkaran seluruhnya," jelas Fajar. 

Lapak yang dibongkar, lanjut dia, baru dilakukan di sisi kanan Jalan Dr Kariadi.

Sedangkan lapak yang berada di sisi kiri jalan akan dikomunikasikan terlebihdahulu dengan pihak rumah sakit mengingat lahannya berada tepat di depan RSUP Dr Kariadi. 

"Kalau memang disuruh bongkar, kami akan bongkar," tambahnya. 

Dengan penertiban ini, Fajar berharap Jalan Dr Kariadi akan lebih tertara rapi dan tidak menimbulkan kemacetan lalu lintas. 

Senior Manager Penjagaan Aset PT KAI, Moh Arif menambahkan, rencana pembangunan kawasan kuliner di Jalan Dr Kariadi sesuai arahan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi.

PT KAI diminta untuk mendukung pembangunan Kota Semarang dengan memfungsikan aset rumah perusahaan PT KAI yang berada di sepanjang Jalan Dr Kariadi. 

"Ini kan rumah perusahaan PT KAI. Nanti yang memakai dan menggunakan rumah aset ini ada ikatan perjanjian apakah digunakan sebagai cafe atau lainnya," jelas Arif. 

Di sisi lain, PT KAI juga menyediakan satu rumah di Jalan Kedungjati Nomor 22 untuk menampung para PKL yang lapaknya ditertibkan, tentu saja dengan kesepakatan kerjasama penggunaan aset. 

Wakil Ketua PKL Jalan Dr Kariadi, Budiyanto mendukung program Pemerintah Kota Semarang. Meski dilakukan pembongkaran, tidak ada satupun PKL yang melakukan perlawanan.

Pihaknya sudah sepakat pindah ke tempat yang disediakan oleh PT KAI. Para pedagang pun sudah mendapatkan undian lapak dan telah menempatinya.  

"Kami mendukung program pemerintah. Dari pada kami diberi pesangon tapi bingung tidak ada tempat jualan, kami bersepakat dari PT KAI menyiapkan tempat tentu dengan sewa yang murah," katanya. (eyf) 

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE :

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved