Berita Blora
Bupati Blora Ikuti Halal Bihalal Virtual Bersama Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo: Mesti Gaspol
Gubernur mengapresiasi dan berterima kasih kepada segenap pihak yang telah mendukung kelancaran mudik Lebaran di wilayah Jawa Tengah.
Penulis: ahmad mustakim | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, BLORA - Hari pertama masuk kerja pasca cuti Lebaran 2022, Bupati Blora Arief Rohman, melaksanakan halal bihalal dengan para ASN di Lingkungan Kantor Setda Kabupaten Blora.
Setelahnya dilakukan juga halal bihalal secara virtual bersama Gubernur Jawa Tengah dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, dari Ruang Rapat Bupati Blora.
Baca juga: Kapolres Blora Sebut Kericuhan Konser Dangdut di Todanan Diduga karena Mabuk Miras
Baca juga: Ricuh Konser Dangdut Todanan, Kapolres Blora Bicara Soal Suara Tembakan
Baca juga: Viral Acara Halal Bihalal di Blora Dinodai Perkelahian Antar Warga
Baca juga: Hujan Deras Sebabkan Banjir di Kelurahan Cepu Blora, Ketinggian Air Hingga 1 Meter Lebih
"Memulai hari kerja pertama pasca libur Idulfitri 1443 H ini, kami minta seluruh ASN kembali bekerja memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ucapnya kepada Tribunjateng.com, Senin (9/5/2022).
"Semangat baru untuk kembali bekerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas."
"InshaAllah mendapatkan ridho Allah SWT."
"Semangat untuk seluruh ASN."
"Mohon maaf lahir batin," sambungnya.
Bupati pun lanjut melaksanakan halal bihalal bersama Gubernur Ganjar Pranowo secara virtual yang dipusatkan di Gradhika Bhakti Praja Semarang, bertema 'Sucikan Hati, Kuatkan Silaturahmi, Tingkatkan Dedikasi Dalam Melayani'.
Halal bihalal diawali dengan penyampaian sambutan Gubernur Ganjar Pranowo, kemudian dilanjutkan penyampaian tausiyah oleh KH Doeri Asy'ari.
“Hari pertama mesti gaspol, kita kembali bekerja, kita kembali kita layani masyarakat,” ajak Ganjar Pranowo.
Gubernur juga mengapresiasi dan berterima kasih kepada segenap pihak yang telah mendukung kelancaran mudik Lebaran di wilayah Jawa Tengah.
“Karena ketulusan, perjuangan, kami menyampaikan terima kasih."
"Ini sebuah ujian setelah dua tahun tidak menjadi panitia besar mudik,” ucapnya.
Dikatakannya, sampai dengan laporan terakhir dari Dishub Jateng, sekira 11,4 juta warga datang ke Jawa Tengah.
“Kami terima kasih dari kepolisan luar biasa, kepolisian take a lead, kemudian TNI disebar pasukannya, dan kawan-kawan di kabupaten kota dan provinsi backup,” paparnya