Berita Boyolali
Siswa Boyolali Anak Buruh Bangunan Dilamar 6 Universitas Ternama Dunia, Sejak SD Tak Putus Tahajud
Meski berpenghasilan pas-pasan, Yuni mengaku bisa menyisihkan keuangan untuk memanggil guru privat di rumah
TRIBUNJATENG.COM, BOYOLALI - Nama Ardian Hafidz Annafi, siswa SMA Pradita Dirgantara Boyolali jadi perbincangan.
Kisahnya yang jadi rebutan sejumlah kampus top di luar negeri, membuat kagum banyak orang.
Lalu, bagaimana orangtua Ardian membesarkan anaknya itu?
Ayah dan ibu Ardian, Mardiyono dan Yuni Puji Astuti, hanya orang biasa.
Ayahnya bekerja sebagai buruh bangunan, sementara ibunya, membuka jasa laundry di rumah.
Baca juga: Menikah dengan Sahabat Anisa Bahar, Kini Juwita Bahar Buka Suara: Takut Saja Dia Ngambek
Baca juga: Anggota TNI Tewas Setelah Diduga Terlibat Keributan di Kafe Lampung
Tapi, meski tak bisa mengajari anaknya dengan ilmu cerdik pandai, Warga Dukuh/Desa Nepen, Kecamatan Teras, Boyolali itu tak pernah putus mendoakan anaknya.
Yuni mengaku sejak dulu tak pernah memaksa anaknya, Ardian untuk belajar.
Sebab, anaknya memang lebih suka baca buku ketimbang bermain.
Meski berpenghasilan pas-pasan, Yuni mengaku bisa menyisihkan keuangan untuk memanggil guru privat di rumah.
"Karena dia suka belajar. Saat SD kemudian saya panggilkkan les privat matematika dan bahasa Inggris," jelasnya, Minggu (15/5/2022).
Selain itu usaha lahiriah itu, usaha batin tak pernah dia tinggalkan.
Selain selalu mendoakan anaknya setelah sholat lima waktu, dia juga hampir tak pernah meninggalkan sholat malam.
"Setelah sholat tahajud. Saya doakan kedua anak saya supaya menjadi anak Sholeh dan Sholihah," ucapnya.
Hal itupun juga dilakukan Ardian.
Selama SMP, Ardian selalu bangun sebelum Subuh.