Mudik 2022

Ini Alasan Pemerintah Tidak Berlakukan Tarif Tol Gratis di Arus Mudik dan Balik 2022

Pemerintah mengungkap alasan mereka tidak membuat kebijakan tol gratis dalam mudik lebaran 2022.

Editor: rival al manaf
TRIBUN JATENG/SAIFUL MA'SUM
Antrean kendaraan mengular di jalur masuk rest area KM 389B jalan Tol Semarang-Batang, Desa Wungurejo, Kecamatan Ringinarum, Kendal, Jumat (6/5/2022) sore. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Pemerintah mengungkap alasan mereka tidak membuat kebijakan tol gratis dalam mudik lebaran 2022.

Alasan itu disampaikan Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi saat konferensi pers pada Selasa (17/05/2022).

Ia mengatakan, rencana penerapan kebijakan pembebasan tarif tol ini berkaca dari mudik tahun-tahun sebelumnya di mana di jalan tol Palimanan kerap terjadi antrean.

Baca juga: Ketahuan Buang Janin di Belakang Pasar, N Mengaku Malu hingga Minum Obat Penggugur Kandungan

Baca juga: Betonisasi Jalur Palir-Kaliancar Sempat Terganggu Preman, Ganjar: Pokoknya Kita Singkirkan

Baca juga: Kecelakaan Maut di Jalur Pantura Cirebon: Pengendara Motor Tewas Diseruduk Truk Fuso dari Belakang

Sebetulnya pada mudik tahun ini, Tol Palimanan juga berpotensi terjadi kemacetan karena hanya menyediakan beberapa GT, sementara arus kendaraan dari arah Jakarta sangat cepat.

"Di Palimanan hanya beberapa gate tol, apalagi tadi dengan dua lajur kan. Jadi saat itu memang muncul ide kalau kemudian ada antrean dibebasin (tarif tolnya)," ujar Budi saat konferensi pers, Selasa (17/05/2022).

Akan tetapi pada akhirnya pemerintah urung memberlakukan pembebasan tarif tol. Alasannya larena telah memberlakukan rekayasa lalu lintas one way di Tol Palimanan untuk mengurai kepadatan.

"Hal ini tidak kita lakukan karena yang kita lakukan menyangkut masalah one way," tandasnya.

Menurut Budi, diskresi one way ini sangat efektif mengurai kemacetan di jalan tol selama periode mudik Lebaran 2022. Sehingga kebijakan pembebasan tarif tol dinilai tidak perlu diberlakukan.

Baca juga: Pria 70 Tahun Ini Tak Bisa Mengelak Lagi, Hasil Tes DNA Tunjukkan Dia Hamili Anak Kandungnya

Baca juga: Seorang Pelaku Pembacokan yang Picu Tawuran di Magelang Ditangkap Polisi, 2 Lainnya Diburu

Baca juga: Inilah Sosok Lin Che Wei Tersangka Korupsi Minyak Goreng, Ekonom yang Pernah Jadi Stafsus Menteri

"Banyak masyarakat yang testimoni ke saya terima kasih Jakarta ke Semarang bisa 6 jam, Jakarta ke Surabaya bisa 10-11 jam. Artinya tidak terjadi (kemacetan) yang seperti itu," katanya.

Kendati demikian, pemerintah menyebut tidak menutup kemungkinan bakal memberlakukan pembebasan tarif tol pada pelaksanaan mudik Lebaran berikutnya.

"Tapi nanti mungkin jadi antisipasi kita di tahun 2023," pungkasnya. (*)

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved