Berita Kudus

Kantor Imigrasi Semarang Buka Layanan di Kudus Selama Dua Hari‎

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Semarang membuka layanan paspor di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Kudus, pada hari Selasa sampai Rabu (24-25/5/2022)

Penulis: raka f pujangga | Editor: muslimah
Imigrasi Semarang
Petugas Kantor Imigrasi Semarang melakukan perekaman paspor di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kudus, Selasa (24/5/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS -  Kantor Imigrasi Kelas I TPI Semarang membuka layanan paspor di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Kudus, pada hari Selasa sampai Rabu (24-25/5/2022).

‎Kegiatan Si Semar Paling Paten atau kepanjangan dari Imigrasi Semarang Paspor Keliling Kabupaten itu digelar untuk memberikan kemudahan dalam pembuatan paspor.

Analis Keimigrasian Ahli Muda Kantor Imigrasi Semarang, Jumiyo menyampaikan, kegiatan tersebut merupakan program kerja untuk memudahkan pelayanan keimigrasian.

Pihaknya rutin melaksanakannya setiap bulan di wilayahnya yang meliputi lima kabupaten dan dua kotamadya.

Terutama bagi daerah yang belum memiliki kantor perwakilan imigrasi yakni Kabupaten Kudus, Grobogan dan Kendal.

"Setiap bulan kami rutin keliling ke ‎kabupaten-kabupaten untuk memberikan kemudahan pelayanan keimigrasian," jelas dia.

Tiap bulan, pihaknya rutin menggelar kegiatan di wilayah Kabupaten Kudus, Grobogan, dan Kendal.

"Setiap bulan sekali, pasti kami adakan kegiatan ini keliling ke kabupaten yang belum memiliki kantor layanan," jelas dia.

Apalagi, keran umroh sudah mulai dibuka kembali sehingga banyak masyarakat yang membutuhkan paspor untuk berpergian ke luar negeri.

"‎‎Dilihat statistik permohonan pembuatan paspor sudah mulai naik karena umroh sudah dibuka lagi untuk jamaah," katanya.

Biarpun membuka layanan rutin di daerah, Jumiyo menjelaskan, ‎belum memiliki target pemohon paspor.

Namun pihaknya selalu menyosialisasikan kepada masyarakat lewat media sosial bagi yang ingin mengajukan pembuatan paspor.

"Kami target tidak ada, tapi kami harap bisa banyak karena kami juga sosialisasikan lewat media sosial," ujar dia.

Secara infrastruktur, kata dia, Kabupaten Kudus sudah bisa melayani pembuatan paspor.

Hanya saja masih terbatas jumlah sumber daya manusia (SDM) yang bertugas di lapangan.

"‎Karena ketika membuat unit kerja di sini juga harus memperhitungkan PNBP (penerimaan negara bukan pajak) yang diperoleh dari sini. Tapi secara infrastruktur sudah siap," katanya. 

Saat ini tarif pembuatan paspor sebesar Rp 350 ribu, sedangkan paspor elektronik Rp 600 ribu.

"Paspor elektronik ini kelebihannya bisa bebas visa di beberapa negara misalnya ke Jepang," ujar dia. (raf)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved