Berita Jepara

7 Hewan Ternak di Jepara Positif PMK, Pasar Hewan Ditutup Sementara

Sebanyak 139 hewan ternak di Kabupaten Jepara suspek Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Dok. DISPERINDAG JEPARA
Pasar Pon di Kecamatan Bangsri ditutup selama tiga minggu. Penutupan ini pasca ada 139 hewan ternak suspek PMK.(Dok. DISPERINDAG JEPARA). 

TRIBUNMURIA.COM,JEPARA -- Sebanyak 139 hewan ternak di Kabupaten Jepara suspek Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Jepara, Zamroni Leistiaza menyampaikan 114 sekor sapi dab 25 kerbau telah suspek PMK. Secara kesuluran terdapat 139 hewan ternak di Jepara yang memiliki gejala PMK.

Ratusan hewan ternak tersebar di beberapa kecamatan di Jepara. Kecamatan Keling 6 ekor, 55 ekor di Kembang, 32 ekor di Bangsri, 3 ekor di Pakis Aji, 8 ekor di Batealit, satu ekor di Tahunan, 9 ekor di Kedung dan 25 ekor di Welahan.

“Jumlah suspek ada 139 ekor. Yang sudah positif 7 ekor. Dan 2 ekor sudah sembuh,” kata Zamroni saat ditemui tribunmuria.com, Kamis (2/6/2022).

Menurutnya, temuan pertama kali PMK terjadindi Desa Sowan Kidul, Kecamatan Kedung, pada akhir Mei 2022.

Ada beberapa hewan terbak yang memiliki gejala PMK, seperti hipersalivasi atau ngiler, suhu badan tinggi diatas 38 derajat, ada luka melepuh di gusi mulut dan ludah, dan ada luka di kuku.

“Beberapa sampel swab kita kirim ke laboratorium di Jogjakarta. Hasilnya 7 ekor positif. Sedangkan yang lainnya mengarah ke positif juga,” ucap Zamroni menambahkan.

Kini, pihaknya telah membatas jual beli hewan ternak untuk mencegah penyebatan PMK di Jepara.

Dia juga sudah berkoordinasi Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Jepara untuk menutup pasar hewan selama tiga pekan. 

Di Jepara ada tiga pasar hewan, yakni Pasar Pon di Kecamatan Bangsri, Pasar Legi di Kecamatan Keling, dan Pasar Wafe di Kecamatan Mayong.

Tiga pasar itu ditutup sejak 1 Juni 2022. Zamroni menjelaskan penutupan berlangsung selama tiga minggu karena masa inkubasi PMK sekira 14 hari. (*)

Baca juga: Penyetaraan Jabatan, Pj Bupati Batang Lani Lantik 65 Pejabat Fungsional 

Baca juga: HOAX : Video Kecelakaan Beruntun Maut di Bandar Lampung Disebut di Dekat Kopi Eva Jambu Semarang

Baca juga: Kiper Anyar PSIS tak Sabar Bermain di Jatidiri. Punya Sejarah dalam Perjalanan Karirnya

Baca juga: Setelah Pemudanya Terlibat Perkelahian, Desa Muryolobo dan Ngetuk di Jepara Jalin Rekonsiliasi 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved