Berita Pekalongan

IAIN Pekalongan Ganti Nama, Resmi Menjadi UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan, Begini Asal Muasalnya

IAIN Pekalongan resmi bertransformasi menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) KH Abdurrahman Wahid Pekalongan.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/INDRA DWI PURNOMO
Rektor UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan, Prof Dr Zaenal Mustakim. 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pekalongan, kini resmi beralih status menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) KH Abdurrahman Wahid Pekalongan.

Transformasi ini ditetapkan di Jakarta pada 8 Juni 2022, sesuai Perpres Nomor 86 Tahun 2022.

Rektor UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan, Prof Dr Zaenal Mustakim mengatakan, penamaan IAIN Pekalongan menjadi UIN KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur memiliki makna tersendiri.

Utamanya, lantaran ingin menyerap berbagai spirit perjuangan Gus Dur.

Baca juga: Empat Ruas Jalan Kota Pekalongan Dibeton, Dikerjakan Bulan Ini, Total Anggaran Rp 14 Miliar

Baca juga: Perluas Pasar, 30 Pengusaha Pemula Pekalongan Ditantang untuk Berani Ekspor 

Baca juga: Mengerikan Harga Bawang Merah di Pekalongan, Saat Ini Rp 70 Ribu per Kilogram

Baca juga: Ketua TP PKK Pekalongan Tertarik Tas Cantik dari Limbah

"Perubahan bentuk ini harus diikuti dengan adanya transformasi keilmuan secara menyeluruh agar kiprah UIN Gus Dur di masyarakat semakin luas."

"Perubahan bentuk ini juga dilakukan dalam rangka memenuhi tuntutan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi."

"Serta proses integrasi keilmuan agama Islam dengan sains, dan mewujudkan SDM berkualitas," kata Prof Dr Zaenal Mustakim kepada Tribunjateng.com, Selasa (14/6/2022).

Menurutnya, perubahan nama dari institut ke universitas ini merupakan awal saja.

"Di dalamnya perlu adanya perubahan."

"Mulai dari mainshet, budaya, kinerja, yang nantinya pantas buat universitas," ujarnya.

Persiapan untuk menuju perubahan tersebut, pihaknya akan sering melakukan dialog.

Seperti menyiapkan visi-misinya, program kerja, dan target selama setahun ini harus selesai.

"Pertama kali yaitu visi misi harus ada."

"Apa sih yang harus dicapai ketika menjadi UIN, apalagi menyandang nama besar Gus Dur," imbuhnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved