Selasa, 14 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Internasional

Presiden Sri Lanka Melarikan Diri ke Maladewa dengan Pesawat Militer

residen Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa melarikan diri meninggalkan negaranya menuju Maladewa dengan pesawat militer.

Editor: m nur huda
Ishara S. KODIKARA / AFP via Getty Images
Presiden Sri Lanka, Gotabaya Rajapaksa menyatakan bakal mengundurkan diri setelah krisis ekonomi yang melanda negara tersebut hingga kini tak kunjung mereda. 

TRIBUNJATENG.COM, COLOMBO - Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa melarikan diri meninggalkan negaranya menuju Maladewa dengan pesawat militer.

Presiden Sri Lanka melarikan diri menggunakan pesawat Antonov-32 pada Rabu (13/7/2022) pagi waktu setempat.

Sebelumnya, Gotabaya Rajapaksa menyatakan pada akhir pekan lalu, bahwa dirinya pekan ini akan resmi menyampaikan pengunduran diri dan membuka jalan bagi "transisi kekuasaan yang damai".

Gotabaya Rajapaksa menyatakan, siap mundur setelah melarikan diri dari istana kepresidenan di Colombo tepat sebelum puluhan ribu pengunjuk rasa menyerbu.

Baca juga: Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa Nyatakan Mundur Resmi Pekan Ini

Sebagai presiden, Rajapaksa selama ini menikmati kekebalan dari penangkapan. Dia diyakini ingin pergi ke luar negeri sebelum mengundurkan diri untuk menghindari kemungkinan ditahan.

Dilansir dari AFP, Rajapaksa melarikan diri dengan istri dan seorang pengawalnya dengan pesawat militer Antonov-32.

Pesawat itu lepas landas dari bandara internasional utama menuju Maladewa, menurut sumber imigrasi.

"Paspor mereka dicap dan mereka naik pesawat khusus angkatan udara," kata seorang pejabat imigrasi yang terlibat dalam proses itu kepada AFP.

Sebelumnya, pemimpin berusia 73 tahun yang pernah dikenal sebagai "The Terminator" itu sempat kesulitan keluar meninggalkan negaranya selama lebih dari 24 jam.

Dia terlibat perselisihan dengan petugas imigrasi di bandara. Rajapaksa dilaporkan ingin terbang ke Dubai, Uni Emirat Arab.

Menurut sumber-sumber, petugas imigrasi menolak untuk pergi ke ruang VIP untuk mencap paspor Rajapaksa.

Sementara Rajapaksa bersikeras tidak akan pergi melalui fasilitas umum karena takut akan reaksi kemarahan dari pengguna bandara lainnya.

Presiden dan istrinya akhirnya menginap di pangkalan militer dekat bandara internasional utama Sri Lanka setelah melewatkan empat penerbangan, yang bisa membawa mereka ke Uni Emirat Arab.

Setelah gagal di Bandara, Rajapaksa dilaporkan sempat juga berupaya kabur lewat jalur laut.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Presiden Sri Lanka Berhasil Kabur ke Maladewa dengan Pesawat Militer

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved