Minggu, 26 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Tribun Forum

Bagaimana Bawaslu dan KPU Menjaga Demokrasi di Batang ? 

Berbagai persiapan menuju Pemilu 2024 sedang dilakukan KPU maupun Bawaslu.

Penulis: dina indriani | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Dina Indriani
Tribun Forum bersama Ketua KPU Batang, Nur Tofan dan Ketua Bawaslu Batang Mahbrur. 

Untuk angka partisipasi 82,5 persen 515 204 pemilih, ada 107.262 yang tidak gunakan hak pilihnya atau 17,5 persen dari total pemilih.

Angka itu rata-rata nasional sudah standar suara tidak sah 40 ribuan lebih, kemudia pemikih yang coblos partai dan nama caleg 368.651 atau 82 persen dari total pemilih, masih ada 82.399 atau 18 persen pemilih hanya coblog parpol saja tidak calegnya.

Padahal semangatnya pemilih terbuka diharapkan coblos calegnya diperkuat  dengan putusan MK.

Strategi dalam partisipasi pemilih,  dengan sosialisasi yang digencarkan.

Kinerja Bawaslu hingga Tingkat Desa? 

Untuk kinerja Bawaslu sendiri secara fakta ada beberapa indikator, dan alhamdulillah tidak ada masalah atau pelanggaran kode etik.

Proses tahapan pengawasan bida terdokumen dengan baik, dan secara target tahapan bisa diselesaikan demhan maksimal.

Kinerja yang baik juga tentunya adanya proses pembinaan baik dari tingkat RI  hingga tingkat desa.

Apakah ada penambahan Dapil di Pemilu 2024?

Penataan Dapil mengacu pada 7 prinsip di antaranya 
1. Kesetaraan nilai suara
2. Ketaatan pada sistem Pemilu yang proporsional
3. Proporsionalitas
4. Integralitas Wilaya
5. Berada pada cakupan wilayah yang sama 
6. Kohesivitas
7. Kesinambungan.

Tetap semua melalui proses kita rancang minta masukan masyarakat dan  parpol selaku peserta pemilu 

Jumlah Pemilih Apakah ada Peningkatan dari Pemilu 2019?.

Dari Pemilu ke Pemilu angka pasti ada peningkatan karena ada penambahan penduduk, dari simulasi kita di Kabupaten Batang ada 660 ribu pemilih sehingga ada kenaikan di Pemilu 2024 sekitar  8 hingga 9 persen.

Adakah Saran dan Masukan dari Masyarakatbuntuk Bawaslu

Dari kami untuk meningkatkan kinerja dan pengawasan kita gagas desa anti politik uang dan desa pengawasan yang jumlahnya sekitar 15 desa.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 3/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved