Berita JEPARA

Genjot PAD dari Sektor Tambang, Pemkab Jepara Minta Perusahaan Tertib Pajak

Pemerintah Kabupaten Jepara berupaya untuk menaikkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor pertambangan

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: muslimah
Humas Pemkab Jepara
Pj Bupati Jepara Edy Supriyanta saat memimpin apel di Kantor Dishub Jepara, Selasa (14/6/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Pemerintah Kabupaten Jepara berupaya untuk menaikkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor pertambangan.

Untuk mencapai itu, Penjabat (Pj) Bupati Jepara Edy Supriyanta telah menggelar rapat koordinasi dengan sejumlah perusahaan tambang.

Dia meminta perusahaan tambang yang beroperiasi di Jepara tertib pajak.

Dia menjelaskan Pemkab Jepara membangun daerah melalui pajak. Ketertiban perusahaan pada pajak bisa membantu pembangunan daerah. Selain itu juga dia meminta perusahaan tambang tertib secara izin dan bisa menjaga lingkungan.

“Jangan menimbulkan masalah,” kata Edy saat rapat koordinasi di Ruang Command Center, Jumat (15/7/2022) pagi.

Selain perwakilan dari sejumlah perusahaan tambang, rapat itu juga dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Jepara Edy Sujatmiko, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Jepara, Heri Yulianto, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Jepara, Ronji dan sejumlah perangkat daerah lain.

Dalam pertemuan itu, Sekda Jepara Edy Sujatmiko mengungkapkan Pemerintah Kabupaten Jepara terbuka dengan investiasi. Dengan catatan investasi tersebut tidak merusak lingkungan. 

Dia meminta lahan lokasi tambang dikoordinasikan dengan tata ruang agar tidak tidak terjadi pengrusakan lingkungan dan berdampak pada hukum.

“Kami tidak ada niat sekecil pun menghambat usaha di Jepara. Prinsipnya menjaga lingkungan dan mensejahterakan masyarakat,” kata Edy kepada perwakilan perusahaan tambang.

Dia mengakui pendapat pajak Kabupaten Jepara dari sektor minerbo sedikit, sekira 1,7 persen. Pihaknya akan membantu semua perizinan asal sesuai ketentuan.

Sementara itu, Kabid Pendapatan BPKAD Jepara, Kendar Praptomo menambahkan penerimaan pajak dari sektor tambang baru mencapai 1,7 persen atau Rp935.086.000 dari target sebesar Rp 52,9 M. Menurutnya target tinggi itu karena rencananya ada penambangan pasir laut untuk proyek strategis nasional tol laut Semarang-Demak.

“Target pajak untuk tambang pasir laut sendiri diproyeksikan mencapari Rp50 miliar. Di luar itu proyeksi penerimaannya dari sektor tambang batu feldpar, batu andesit, batu kerikil, dan tanah urug,” terangnya.

Rencananya ada dua perusahaan yang akan melakukan penambangan pasir laut untuk proyek staretigs tol, yakni PT Bumi Tambang Indonesia dan PT Energi Alam Indonesia. 

Kepada Pj Bupati Jepara, saat rapat koordinasi, perwakilan PT Bumi Tambang Indonesia mengungkapkan sedang berusaha secepatnya untuk melakukan penambangan. Saat ini proses perizinan sudah mencapai AMDAL di Pemerintah Pusat. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved