Berita Demak

Polisi Tunda Olah TKP, Bara Api Masih Menyala di Pabrik Pupuk Mranggen

Tim Inavis Polres Demak dan Labfor Polda Jateng menunda olah TKP untuk mencari penyebab terbakarnya pabrik pupuk CV Saprotan Utama Mranggen

Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: muslimah

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Tim Inafis Polres Demak dan Labfor Polda Jateng menunda olah TKP untuk mencari penyebab terbakarnya pabrik pupuk CV Saprotan Utama Mranggen.

Hingga Jumat (22/7/2022) siang, terlihat titik api masih cukup besar.

Asap yang ditimbulkan dari api tersebut berbau menyengat dan menyebabkan perih di mata.

Sejumlah mobil pemadam kebakaran terus berdatangan untuk memadamkan sisa nyala api semalam yang masih terlihat dalam tiga gudang.

Baca juga: Bom Asap Setelah Kebakaran Pabrik Pupuk Demak, Jarak Pandang Cuma 3 Meter, Gas Air Mata Kalah Perih

Baca juga: Istri Kena Tembak, Kopda M Malah Kabur dan Terancam Desersi, Ada Keterlibatan dengan Penembakan?

"Hingga saat ini, kami masih terus berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran. Baik dari Kabupaten Demak, Kota Semarang, Grobogan," kata AKP Nasoir, Kapolsek Mranggen saat meninjau lokasi.

Saat ini, tim pemadam kebakaran melakukan pemadaman hingga proses pendinginan.

"Hingga saat ini juga masih belum ada laporan terkait adanya korban dalam peristiwa kebakaran di Pabrik pupuk ini," ucapnya.

Unit Damkar berusaha padamkan api yang membakar pabrik pupuk  CV Saprotan Utama Mranggen, Kamis (21/7/2022).
Unit Damkar berusaha padamkan api yang membakar pabrik pupuk CV Saprotan Utama Mranggen, Kamis (21/7/2022). (Tribun Jateng/Rezanda Akbar D)

Kebakaran hebat di Pabrik pupuk memakan waktu lima jam untuk menjinakkan si jago merah.

Sebanyak delapan unit damkar dan juga sepuluh unit tangki air digunakan untuk proses pemadaman.

Saat kebakaran terjadi ledakan hebat hingga belasan kali. Diduga, ledakan terjadi karena zat kimia pada gudang pabrik pupuk.

Hal tersebut membuat para pegawai pabrik panik dan lari menyelamatkan diri. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved