Travel

3 Jawaban Kenapa Tidak Ada Guling di Hotel, Bukan Karena Tamu Sudah Bawa Masing-masing

Kenapa tidak ada guling di hotel bisa jadi adalah pertanyaan yang ada di benak para tamu.

Editor: rival al manaf
BODE
Sejumlah hotel di Semarang memilih tutup sementara, yang bertahan merumahkan sejumlah karyawan 

TRIBUNJATENG.COM - Kenapa tidak ada guling di hotel bisa jadi adalah pertanyaan yang ada di benak para tamu.

Sebagian mereka biasa menjawab dengan berkelakar karena tamu sudah bawa 'guling' masing-masing.

Namun, sebenarnya bukan itu jawabannya.

Bahkan hingga sekarang, hanya sebagian orang yang sudah tahu jawabannya. 

Baca juga: Kenapa Tidak Ada Jam Dinding di Kamar Hotel? Ternyata Ini Jawabannya

Baca juga: Resmi! Rumah Sakit JIH Purwokerto Beroperasi, Berikan Suasana Layaknya di Hotel

Baca juga: Membandingkan Perusahaan Minyak Indonesia Pertamina dan Malaysia Petronas, Laba Beda Jauh

Kebanyakan hotel memang hanya menyediakan bantal saja di kamar untuk tamu-tamu yang menginap, tanpa adanya guling karena alasan tertentu. 

1. Alasan Kebersihan

Ilustrasi
Ilustrasi (net)

Martha W Thomas yang bekerja sebagai Marketing Communication Manager di Jambuluwuk Hotels and Resorts menjelaskan, tidak adanya guling di hotel itu berkaitan dengan masalah kebersihan. 

Menurutnya guling dianggap kurang higienis, meski sudah dicuci setelah digunakan karena pemakaian guling tak seperti bantal yang hanya digunakan sebagai sandaran kepala saja. 

Guling bisa menempel disemua bagian tubuh saat digunakan, seperti dada, kaki, hingga tangan yang kebersihanya tidak bisa terjamin. 

“Kurang higienis, sehingga banyak hotel yang tidak menyediakan guling di tiap kamarnya, untuk menjaga kebersihan,” kata Martha kepada Kompas.com, Kamis (27/1/2022). 

2. Membuat Tempat Tidur Jadi Sempit

Selain untuk menjaga kebersihan, keberadaan guling di kamar juga dianggap tidak terlalu bermanfaat.

Guling membuat tempat tidur sempit Martha melanjutkan, guling dianggap lebih tidak berguna jika yang menginap adalah pasangan ataupun rombongan keluarga besar yang tidak membutuhkan benda seperti guling saat tidur. 

“Jika disediakan bisa jadi hanya membuat tempat tidur terasa sempit karena dipenuhi guling,” ungkap Martha. 

3. Mengikuti Gaya Negara Barat

Ilustrasi hotel
Ilustrasi hotel (Shutterstock)

Perlu diketahui juga bahwa pembangunan hotel di Indonesia sendiri, mengikuti gaya negara barat yang tidak mengenal guling.

Tamu pun tidur hanya dengan bantal saja, seperti diberitakan Kompas.com dari buku Housekeeping Hotel, (8/2/2020).

Lantaran mengacu pada gaya barat, kebanyakan hotel pun tak menyediakan yang namanya guling di kamar.

Sama seperti penjelasan Martha, guling juga dianggap mudah kotor karena cara memakainya dipeluk. 

Siapa pun tamu yang memakainya bisa saja mengeluarkan air liur, sehingga untuk menjaga kebersihannya harus dibersihkan hingga bagian dalamnya. 

Tentunya membersihkan guling hingga bagian dalam tak hanya mencuci sarungnya, membutuhkan biaya dan waktu ekstra. 

Oleh karena itu, untuk menghindarinya, hotel lebih memilih menyediakan bantal saja yang mudah dibersihkan. 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kenapa Tidak Ada Guling di Kamar Hotel, Ini Alasannya"

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved