Berita Kriminal

Paman Nikahi Keponakan, Setelah Melahirkan Dibunuh dan Dimasukan Karung Karena Bayinya

Seorang pria di Serang, Banten membunuh istrinya yang juga adalah keponakannya sendiri karena persoalan bayi.

Editor: rival al manaf
FB Adhy Rahman
Ilustrasi mayat dalam karung yang dibunuh suami sendiri. 

TRIBUNJATENG.COM, BANTEN - Seorang pria di Serang, Banten membunuh istrinya yang juga adalah keponakannya sendiri karena persoalan bayi.

Ia emosi karena bayi hasil hubungannya yang terus menangis tak kunjung diberi asi oleh istrinya itu.

Tangisan bayi itu mengganggu tidurnya yang langsung meluapkan emosi dengan membekap istrinya hingga tewas.

Kronologi itu terungkap bermula dari temuan mayat wanita dalam karung di tumpukan sampah di pinggir Jalan Raya Laban-Cerucuk, Kecamatan Tanara, Serang, Banten, Sabtu (30/07/2022) lalu, dipastikan adalah korban pembunuhan.

Baca juga: Pria Ini 8 Bulan Menggali Cari Anaknya yang Hilang saat Erupsi Gunung Semeru, Ini Hasilnya

Baca juga: Pengakuan Pria Banyumas Bawa Kabur Anak Perawan Warga Cirebon: Dia yang Ingin

Baca juga: Kasus Korupsi Surya Darmadi Terbesar di Indonesia, Diduga Rugikan Negara Rp78 Triliun

Pelaku pembunuhan diketahui adalah suami korban.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Shinto Silitonga mengatakan dari temuan mayat wanita dalam karung tanpa identitas itu Tim gabungan Resmob Ditreskrimum Polda Banten bersama Satreskrim Polres Serang bergerak cepat untuk dapat mengidentifikasi korban.

Dalam mengungkap kasus ini, kata Shinto, polisi juga menggunakan scientific crime investigation berbasis face recognizer dan fingerprints identification system yang dimiliki oleh Polda Banten.

“Kombinasi informasi berbasis data elektronik kependudukan. Sesuai ciri primer korban pada sidik jari dan profil gigi, serta ciri sekunder yang dideskripsikan keluarga seperti tinggi dan bentuk badan, usia, tanda khusus di pipi dan bekas luka lama di kaki, maka diyakini bawa korban benar bernama Junaesih (37)," kata Shinto seperti dikutip dari pmjnews.com, Selasa (2/82/2022).

Junaesih adalah seorang ibu rumah tangga yang tinggal mengontrak di Kampung Jati Lio Desa Jatiwaringin Kecamatan Mauk, Tangerang.

Dari penyelidikan diketahui Junaesih baru 40 hari melahirkan bayinya.

Menurut Shinto berdasarkan hasil otopsi yang telah dilakukan tim dokter forensik selama 2 jam di RS Bhayangkara, Sabtu (30/07/2022) lalu, diperoleh kepastian bahwa korban meninggal dengan cara yang tidak wajar.

"Atau dibunuh dengan cara menutup saluran pernafasan. Yang secara scientific perlu ditindaklanjuti dengan pemeriksaan patologi anatomi terhadap beberapa organ tubuh korban yang ada hubungannya dengan fungsi pernapasan di RS Drajad Prawiranegera, Kota Serang," ujar Shinto.

Setelah mengetahui identitas korban dan sebab matinya korban, tim gabungan Resmob Ditreskrimum Polda Banten dan Satreskrim Polres Serang dalam waktu sekitar 2x24 jam berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku pembunuhan atas Junaesih.

"Tepatnya pada Senin (01/08/2022) sekitar pukul 10.00 WIB pelaku pembunuhan atas nama PW alias ADI (37), yang juga adalah suami korban, kami tangkap di rumah kontrakannya di Kampung Jati Lio  Desa Jatiwaringin Kecamatan Mauk, Tangerang,” tuturnya.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved