Berita Kriminal

Identitas Dua Pelaku Pemukulan Sudah Diketahui, Polres Kudus: Mereka Tidak Ada di Rumah

Dua pria yang menggunakan jaket hitam dan biru sedang memukuli seorang pria di sebelah utara Perempatan Prambatan Lor, Kaliwungu, Kudus.

Penulis: raka f pujangga | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/RAKA F PUJANGGA
‎Kasat Reskrim Polres Kudus, AKP Agustinus David. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Polres Kudus telah mengantongi dua nama pelaku pemukulan yang terekam dalam video yang viral di media sosial beberapa waktu lalu.

Dalam video itu, nampak dua pria yang menggunakan jaket hitam dan biru sedang memukuli seorang pria di sebelah utara Perempatan Prambatan Lor, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus.

Korban yang sudah tak berdaya, juga masih mendapatkan serangan bertubi-tubi menggunakan helm.

Baca juga: Lowongan PPPK Paling Banyak Guru di Kudus, Tahun Ini Ajukan 411 Formasi

Baca juga: Kirab Budaya Buka Luwur Sunan Kedu, Cara Warga Melawan Lupa Jejak ‎Kretek di Desa Gribig Kudus

‎Kasat Reskrim Polres Kudus, AKP Agustinus David menyampaikan, sudah mengantongi dua nama yang terlihat jelas dalam rekaman gambar tersebut.

"Dua identitas pelaku sudah diketahui."

"Tapi kami belum bisa menyebutkan karena masih dalam penyelidikan," kata dia kepada Tribunjateng.com, Kamis (11/8/2022).

AKP David menyampaikan, atas kejadian itu petugas kepolisian juga telah mendatangi ‎tempat tinggal para pelaku.

"Kami sudah melakukan konfirmasi, tetapi yang bersangkutan tidak ada di lokasi," jelas dia.

Baca juga: Pesan Hartopo saat Melepas Kontingen Pramuka Kudus: Perbanyak Minum Air Putih

Baca juga: Pemkab Kudus Anggarkan Rp 201 Juta Untuk Pelatihan Merajut Tas dan Dompet, Dana dari DBHCHT

Menurutnya, sampai saat ini pelaku tidak ditemukan di rumahnya karena diduga melarikan diri.

"‎Kami saat ini sedang melakukan pengejaran ke pelaku yang kabur."

"Kemungkinan karena sudah ketahuan banyak orang‎," jelas dia.

AKP David menyampaikan, ‎akan mengusut kasus itu secara maksimal agar tidak timbul aksi balas dendam.

Pasalnya, diduga korban pemukulan ‎merupakan suporter sepak bola dari Kabupaten Jepara.

"Kami khawatir ada balas dendam, meskipun Kudus tidak masuk dalam Liga 2 Jateng," jelasnya. (*)

Baca juga: Disdagkop-UKM Kendal Bagikan Ratusan Bendara di 13 Pasar Daerah

Baca juga: Bocah Pencari Cacing Kaget Ketika Menemukan Jenazah Pria Mengambang di Selokan Depan Perpusda Jateng

Baca juga: BCA KCU Pemuda Semarang Gelar Bazaar dan Pameran Mobil Listrik

Baca juga: Capaian Market Share di Atas Target, Daihatsu Optimistis GIIAS 2022 Makin Tingkatkan Penjualan

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved