Minggu, 12 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Internasional

Thailand Diteror Serangan Bom dan Pembakaran, Para Pelaku Berdandan seperti Perempuan

Rabu (17/8/2022), serangan bom dan pembakaran terjadi di 17 tempat di tiga provinsi di wilayah selatan Thailand.

Madaree TOHLALA / AFP
Personel militer Thailand menjaga toko-toko yang rusak setelah serangan, di distrik Cho-airong di provinsi Narathiwat, Thailand selatan, pada 17 Agustus 2022. Serangkaian serangan, termasuk insiden pembakaran dan ledakan kecil, melanda tiga provinsi selatan Thailand pada malam hari. 16 dan 17 Agustus 2022, menurut media lokal, mencurigai aktivis separatis. Tidak ada klaim tanggung jawab yang dibuat. 

TRIBUNJATENG.COM, BANGKOK - Rabu (17/8/2022), serangan bom dan pembakaran terjadi di 17 tempat di tiga provinsi di wilayah selatan Thailand.

Untuk diketahui, wilayah paling selatan Thailand itu selama hampir dua dekade telah menjadi tempat pemberontakan kelompok separatis.

Penyerangan dilakukan secara terkoordinasi menyasar toko dan pom bensin di Yala, Narathiwat, dan Pattani.

Baca juga: Kisah Viral Nenek 80 Tahun Nikahi Pria 35 Tahun, Tak Sungkan Ungkap Urusan Ranjang


Akibat aksi tersebut menyebabkan sejumlah tempat mengalami kerusakan yang cukup besar.


Dilansir dari Bankokpost.com, serangan di Yala, Narathiwat, dan Pattani dimulai pada Selasa (16/8/2022) malam dan berlanjut hingga Rabu dini.

Menurut Komando Operasi Keamanan Internal (Isoc) Region 4, serangan tersebut ditujukan untuk mengganggu perekonomian kawasan.

Mayor Jenderal Pramote Prom-in, wakil direktur Wilayah 4 Isoc, mengatakan 17 lokasi diserang pada waktu yang hampir bersamaan.

"Ada dua serangan di Pattani, enam di Yala, dan sembilan di Narathiwat," katanya dilansir dari Bankokpost.com.

Kerusakan terparah terjadi di sebuah pom bensin Bangchak di Nong Chick Pattani. 
Tempat tersebut terbakar habis.

Dia mengatakan komandan Angkatan Darat ke-4 Letnan Jenderal Kriangkrai Srirak telah memerintahkan pasukan untuk mengamankan lokasi dan melindungi tim penjinak bom yang bekerja di tempat kejadian.

Serangan di Yala

Serangan dimulai di provinsi Yala, ketika sebuah bom meledak di dalam toko 7-Eleven di sebuah pompa bensin PTT di distrik Yaha.

Kapten Polisi Sarayut Kochawong, seorang penyelidik di kantor polisi Yala, mengatakan bahwa sekitar pukul 23.50 seorang pria yang mengenakan masker wajah dan berpakaian wanita tertutup masuk ke toko dan meletakkan tas hitam di konter.

Dia mengatakan kepada staf dan pelanggan untuk keluar dari toko jika mereka tidak ingin mati.

Mereka semua melarikan diri dari toko.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved