Rabu, 6 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Internasional

Thailand Diteror Serangan Bom dan Pembakaran, Para Pelaku Berdandan seperti Perempuan

Rabu (17/8/2022), serangan bom dan pembakaran terjadi di 17 tempat di tiga provinsi di wilayah selatan Thailand.

Tayang:
Madaree TOHLALA / AFP
Personel militer Thailand menjaga toko-toko yang rusak setelah serangan, di distrik Cho-airong di provinsi Narathiwat, Thailand selatan, pada 17 Agustus 2022. Serangkaian serangan, termasuk insiden pembakaran dan ledakan kecil, melanda tiga provinsi selatan Thailand pada malam hari. 16 dan 17 Agustus 2022, menurut media lokal, mencurigai aktivis separatis. Tidak ada klaim tanggung jawab yang dibuat. 

Pembakar juga menyerang toko 7-Eleven dan toko Mini Big C di desa Moo 1 di distrik Cho Airong di Narathiwat, menyebabkan beberapa kerusakan.

Serangan di Pattani

Di provinsi Pattani, sebuah bom meledak sekitar pukul 12.20, diikuti dengan kebakaran, di pom bensin Bangchak di desa Moo 8 di tambon Bo Thong distrik Nong Chik di sisi jalan raya 43 Hat Yai.

Api menyebar ke Mini Big C dan menyebabkan kerusakan berat.

Tiga mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi.

Petugas mampu mengendalikan api dalam waktu dua jam.

Sebuah truk minyak dan dua truk trailer yang diparkir di pom bensin juga terbakar dan mengalami kerusakan parah.

Sekitar 30 menit setelah tengah malam, kebakaran kembali terjada dan menyebabkan kerusakan besar di toko Mini Big C di desa Moo 5 di Dam tambon, distrik Thung Yang Daeng.

Polisi saat ini sedang menyelidiki serangan itu dan menurut mereka serangan tersebut jelas terkoordinasi.

Pelaku berdandan seperti wanita

Hingga berita ini diturunkan belum ada pihak yang mengklaim bertanggungjawab atas serangan tersebut.

Juru bicara militer setempat, Pramote Promin,para penyerang berdandan seperti wanita.

Para penyerang mengendarai sepeda motor saat beraksi dan diduga menggunakan bom bensin yang dilempar ke lokasi sasaran.

"Jelas bahwa para pemberontak tetap berkomitmen untuk menggunakan kekerasan terhadap orang-orang, merusak kepercayaan terhadap ekonomi, menciptakan ketidakpastian dan merusak sistem pemerintahan," kata Pramote sebagaimana dikutip AP News. (*)

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kronologi Serangan Bom dan Pembakaran di 17 Titik Thailand Selatan, Pelaku Berdandan Seperti Wanita

Baca juga: Pasutri Usia 70-an Ini Akhirnya Punya Bayi Setelah 54 Tahun Menikah dan Jalani Berbagai Prosedur

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 3/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved