Berita Pekalongan
Ibu di Pekalongan Potong Bagian Dadanya dan Berhubungan dengan Anak, Bermula dari Join Grup Facebook
Petaka seorang ibu di Pekalongan memotong bagian sensitif tubuhnya dan berhubungan badan dengan anak kandungnya bermula dari grup Facebook.
TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Petaka seorang ibu di Pekalongan memotong bagian sensitif tubuhnya dan berhubungan badan dengan anak kandungnya bermula dari grup Facebook.
Peristiwa itu dialami ibu tunggal berinisial IM (38) yang ditipu seorang dukun palsu bernama Afrizal.
Kini, pelaku yang tercatat sebagai warga Riau, Provinsi Riau telah diringkus Polres Pekalongan.
Ia memaksa korban melakukan hubungan inses dengan anak kandungnya sendiri dan memotong payudaranya sendiri.
Baca juga: Harga Emas Antam Semarang Akhir Pekan Ini Turun Rp 8.000, Ini Daftar Lengkapnya
Baca juga: Jual Mobil Motor Baru dan Bekas Semarang Murah Berkualitas, Minggu 28 Agustus 2022
Baca juga: Aplikasi Penghasil Uang WalkJoy, Tonton Iklan Hasilkan Saldo DANA
Korban adalah seorang ibu tunggal berinisial IM (38), warga Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.
Pelaku kemudian meminta korban melakukan inses dengan anaknya.
Video tersebut kemudian digunakan untuk mememeras korban.
Kasus tersebut berawal saat korban bergabung ke grup Facebook Terawang dan Arti Mimpi pada Februari 2022.
Lalu korban mendapatkan pesan dari akun bernama Fitria yang menyebut korban memiliki aura gelap.
Oleh Fitria, korban disarankan berobat ke dukun dan diminta menghubungi seorang bernama Bu Sri.
Tanpa diketahui korban, Ibu Sri adalah nama samaran di media sosial dari Afrizal sendiri.
Akhirnya korban dan pelaku pun intens menjalin komunikasi.
Kapolres Pekalongan, AKBP Arief Fajar Satria membeberkan modus yang digunakan pelaku untuk memperdaya pasiennya.
Pelaku meminta korban untuk melakukan ritual nyeleneh dengan maksud untuk membersihkan aura yang negatif.
Ritual berupa hubungan badan sedarah alias inses antara korban dengan anak kandungnya dan memotong anggota tubuh.