USM Semarang

Mahfud MD Sampaikan Materi Wawasan Kebangsaan bagi Generasi Muda di Hadapan 4.388 Mahasiswa Baru USM

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD memberikan materi Pengenalan Akademik

Penulis: amanda rizqyana | Editor: Catur waskito Edy
Tribun Jateng/Amanda Rizqyana
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Prof. Dr. Mahfud MD., S.H., S.U., M.I.P., memberikan materi Pengenalan Akademik dan Kegiatan Mahasiswa (Pakem) di hadapan 4.388 mahasiswa baru USM di Gelanggang Olah Raga (Gelora) Prof. Dr. Sudharto, Jalan Soekarno-Hatta Tlogosari Kota Semarang pada Sabtu (3/9/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD memberikan materi Pengenalan Akademik dan Kegiatan Mahasiswa (Pakem) di Universitas Semarang (USM).

Prof  Mahfud MD yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Penyantun Yayasan Alumni Undip (YAU) menyampaikan di hadapan 4.388 mahasiswa baru USM di Gelanggang Olah Raga (Gelora) Prof Dr Sudharto, Jalan Soekarno-Hatta Tlogosari Kota Semarang pada Sabtu (3/9/2022).

Dalam paparannya Mahfud MD dalam materi Wawasan Kebangsaan bagi Generasi Muda menyatakan diterimanya mahasiswa baru di USM merupakan anugerah atas kemerdekaan Republik Indonesia.

"Selama 77 tahun, telah memberi kesempatan dan kemudahan yang luar biasa bagi putra-putri Indonesia.

Dulu ketika jaman penjajahan, pendidikan apalagi sampai pendidikan tinggi seperti saudara, hanya dapat dinikmati orang-orang Eropa yang datang ke Indonesia," paparnya.

Mahfud MD menyatakan yang mendapatkan pendidikan dan pekerjaan sipil merupakan para bangsawan, putra-putra raja dan pejabat keraton, sedangkan rakyat biasa tidak bisa bersekolah.

Kini segenap masyarakat Indonesia sudah bisa menikmati pendidikan secara merata tanpa memandang ras, agama, maupun suku.

Pada kesempatan yang sama, Prof Sudharto P Hadi menyatakan USM ini kampus jembatan masa depan para mahasiswa baru.

"Jadi pilihan Anda masuk di USM merupakan pilihan yang tepat. Saya ucapkan selamat, semoga mahasiswa nyaman dan sukses dalam menempuh kuliah di USM hingga selesai,” kata Prof. Sudharto.

Rektor USM, Dr Supari Priambodo mengatakan, mahasiswa adalah masyarakat pilihan, karena dari 4 orang yang berstatus mahasiswa hanya 1 yang benar-benar menjadi mahasiswa.

”Mahasiswa adalah calon pemimpin bangsa. Kami berharap, para mahasiswa memiliki rasa kepedulian kepada negara dengan memberikan solusi kepada permasalahan yang ada di masyarakat,” ungkap Dr. Supari.

Ia menambahkan, ke depan USM harus semakin megah dalam berkontribusi kepada masyarakat dan negara, megah dalam ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek), megah dalam wawasan kebangsaan, dan megah dalam mahasiswa dan kelulusannya.

”Kami berharap, lulusan mahasiswa USM nanti bisa menjawab semua tantangan dan memberikan solusi permasalahan yang ada di masyarakat,” tandas Dr. Supari.

Hadir dalam acara ini antara lain Anggota Dewan Penyantun YAU Sigit Pramono, S.E., M.B.A., Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah VI Bimo Widya Andoko, S.H., M.H., Anggota Dewan Pembina Yayasan Alumni Undip Ir. Soeharsojo, I.P.U., Drs Kodrati, Ketua Pengurus Yayasan Alumni Undip Prof Dr Ir Kesi Widjajanti, SE MM., dan Ketua Senat Universitas Semarang Prof Dr Hardani Widhiastuti, SPsi MM, (arh)

Baca juga: Keluhkan Harga BBM Naik, Driver Ojol di Pati Berharap Bisa Dapat Bantuan Subsidi Upah Pemerintah

Baca juga: Diharapkan Tumbuhkan Ekonomi, 80 Stan UKM Ramaikan Pekan Raya Cepu 2022

Baca juga: Pelihara Kesenian Tradisional, DPRD Jateng Gandeng Sanggar Seni Paringga Jati Raras

Baca juga: Harga BBM Resmi Naik, Masyarakat Antre Panjang Saat Mengisi Bahan Bakar di SPBU Banyumas

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved