Berita Nasional

Buruh Siap Geruduk Gedung DPR pada 6 September Demo Tolak Kenaikan Harga BBM

Aliansi buruh berencana menggelar demo besar-besaran sebagai bentuk protes kenaikan harga BBM.

Tribunnews/Jeprima
Ilustrasi demo buruh - Massa buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) menggelar aksi unjuk rasa menolak pengesahan omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (12/10/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Aliansi buruh berencana menggelar demo besar-besaran sebagai bentuk protes kenaikan harga BBM.

Unjuk rasa akan dilakukan pada Selasa 6 September 2022 di 33 provinsi dan akan dipusatkan di Gedung DPR, Jakarta.


Disampaikan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal, akan ada puluhan ribu buruh yang menggelar aksi demo.

Baca juga: Tolak Kenaikan Harga BBM, Mahasiswa Makassar Demo Blokade Jalan sampai Malam

Dalam aksi demo, buruh meminta pimpinan DPR untuk memanggil Menko Perekonomian, Keuangan, Menteri ESDM, dan menteri lain terkait kebijakan kenaikan harga BBM.


"Jika aksi 6 September tidak didengar pemerintah dan DPR, maka Partai Buruh dan KSPI akan mengorganisir aksi lanjut dengan mengusung isu tolak kenaikan harga BBM."

"Juga tolak omnibus law dan naikkan upah tahun 2023 sebesar 10 persen sampai 13 persen," ujar Said, Minggu (4/9/2022).

Ada beberapa faktor dan alasan mengapa buruh menolak kenaikan harga BBM.

Said bilang, harga BBM yang naik akan menurunkan daya beli masyarakat.
 
Padahal saat ini, daya beli masyarakat telah turun sebanyak 30 persen.

Sementara dengan adanya kenaikan harga BBM, kemungkinan daya beli akan menurun lagi hingga 50 persen.

Hal ini juga didukung dengan upah buruh yang tidak naik dalam tiga tahun terakhir.

Para buruh juga menolak kenaikan harga BBM karena kenaikan harga BBM terjadi saat harga minyak dunia sedang turun.

Said Iqbal mengatakan, dengan kenaikan harga BBM akan mengakibatkan adanya kekhawatiran naiknya ongkos energi industri.

Jika itu terjadi, akan memicunya terjadi ledakan pemutusan hubungan kerja (PHK) para buruh.

Mahasiswa Ancam Gelar Aksi Besar-besaran

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved