Manfaat Jahe

Mengapa Jahe Merah Lebih Sering Jadi Campuran Obat? Ini Beda Kandungan dan Manfaatnya

Berikut penjelasan tentang kandungan dan manfaat jahe merah dengan jahe biasa. Di Indonesia, ada tiga jenis jahe yang banyak dikenal.

Penulis: Like Adelia | Editor: galih permadi
Tribun Jateng
Perbedaan jahe merah dan jahe biasa 

TRIBUNJATENG.COM - Berikut penjelasan tentang kandungan dan manfaat jahe merah dengan jahe biasa.

Di Indonesia, ada tiga jenis jahe yang banyak dikenal.

Yaitu jahe gajah, jahe emprit dan jahe merah.

Dari ketiga jenis jahe tersebut, jahe merah merupakan jahe yang paling sering digunakan sebagai campuran obat tradisional.

Hal ini karena jahe merah memiliki kandungan yang berbeda dengan dua jenis lainnya.

Perbedaan yang paling mencolok adalah dari warnanya.

Sesuai dengan namanya, jahe merah memiliki kulit dan daging rimpang berwarna merah.

Sedangkan jahe putih rimpangnya berwarna kuning kecoklatan, dengan warna daging kuning agak keputih-putihan.

Pada dasarnya, dua jenis jahe ini memiliki kandungan yang sama.

Yaitu mineral dan vitamin, termasuk vitamin A, B1, B3, C, fosfor, besi, dan juga kalsium.

Jahe juga mengandung minyak atsiri yang bersifat menghangatkan tubuh.

Kandungan minyak atsiri dalam jahe merah lebih banyak dibandingkan jahe emprit apalagi jahe gajah.

Sehingga rasa jahe merah lebih pedas dan menjadi jenis jahe paling unggul.

Kandungan oleoresin, gingerol dan zingeron pada jahe merah juga lebih tinggi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved