Berita Purbalingga

Enam Anak Punk Disebut Bikin Resah Warga Bukateja Purbalingga, Polisi: Setelah Didata Disuruh Pulang

Dari data yang diperoleh, enam anak punk tersebut mengaku sedang dalam perjalanan berkeliling wilayah hingga sampai di wilayah Kecamatan Bukateja. 

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: deni setiawan
POLRES PURBALINGGA
Pembinaan terhadap anak punk di wilayah hukum Polsek Bukateja, Kabupaten Purbalingga, Minggu (11/9/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Keberadaan anak punk yang berkeliaran di wilayah Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga, membuat warga resah.

Adanya keluhan masyarakat tersebut, pihak Polsek Bukateja menindaklanjutinya dengan mengamankan enam anak punk yang dimaksud itu pada Minggu (11/9/2022). 

Pihak kepolisian memberikan pembinaan terhadap anak punk yang dijumpai di sekitar Terminal Bukateja Purbalingga.

Baca juga: Pria di Purbalingga Ini Tega Lakukan Tindakan Asusila Terhadap Kerabat yang Masih Dibawah Umur

Baca juga: Baksos Serentak di Jateng, Polres Purbalingga Bagikan 2.000 Paket Sembako, Ini Daftar Penerimanya

Kapolsek Bukateja, Iptu Rohmat Setyadi mengatakan, adanya sejumlah keluhan masyarakat terkait anak punk berkeliaran, pihaknya melakukan patroli. 

Hasilnya didapati enam anak punk di sekitar Terminal Bukateja Purbalingga.

"Enam anak punk tersebut kemudian diberikan pembinaan." 

"Selain itu, dianjurkan segera pulang ke rumah masing-masing, tidak berkeliaran," ucapnya kepada Tribunjateng.com, Minggu (11/9/2022). 

Dari data yang diperoleh, enam anak punk tersebut mengaku sedang dalam perjalanan berkeliling wilayah hingga sampai di wilayah Kecamatan Bukateja. 

Baca juga: Mantan Bupati Purbalingga Tasdi Mendapat Asimilasi Bebas Bersyarat

Baca juga: Longsor di Purbalingga, Dua Rumah Rusak Tertimpa Material

Di lokasi yang disinggahi, mereka mengamen untuk mendapatkan uang menyambung hidup sebelum melanjutkan perjalanan ke lokasi lain.

"Dari identitas yang dibawa mereka merupakan pemuda dari berbagi daerah."

"Seperti dari Kabupaten Wonosobo, Purwokerto Banyumas, Purworejo, dan Sleman Yogyakarta," jelasnya.

Kapolsek menambahkan, setelah dilakukan pendataan dan pembinaan selanjutnya mereka dipersilakan pulang ke rumah masing-masing.

Keenam pemuda tersebut kemudian meninggalkan wilayah Kecamatan Bukateja. (*)

Baca juga: Cerita Kuli Bangunan Peracik Obat Ilegal di Rembang, Paling Laku Obat Penumbuh Rambut

Baca juga: Kok Bisa? ASN Disdikbud Aceh Utara Tersangka Kasus Korupsi Belum Dicopot, Sudah Setahun Lebih

Baca juga: Syarat Program RTLH Makin Dipermudah di Kota Semarang, Ini Kata Ali Kepala Disperkim

Baca juga: Waktunya BRT Trans Semarang Gunakan BBG, Biaya Operasional Bisa Lebih Ngirit Dibanding Solar

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved