Berita Nasional

Respon KSAL Calon Kuat Panglima TNI, Laksamana Yudo Margono: Sebagai Prajurit Saya Harus Siap

Laksamana Yudo Margono tak ingin berandai -andai soal isu yang menyebutkan dirinya masuk dalam bursa calon Panglima TNI.

Editor: deni setiawan
Tribun Jabar
DOKUMENTASI - Kepala Staf TNI AL, Laksamana TNI Yudo Margono (kedua kiri), saat berbincang dengan santriwati yang menjalani observasi setelah divaksin Covid-19 di Pondok Pesantren Khas Kempek, Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon, Selasa (28/9/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono kembali santer digadang-gadang sebagai Panglima TNI pengganti Jenderal Andika Perkasa.

Jenderal Andika Perkasa bakal memasuki pensiun pada Desember 2022.

Tak pelak, nama Laksamana Yudo Margono disebut pantas dan layak menggantikan posisi Jenderal Andika Perkasa.

Bagaimana tanggapan, respon Laksamana Yudo Margono?

Baca juga: Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa Positif Covid-19, Rapim Dipimpin KSAL Yudo Margono

Baca juga: KASAL Laksamana TNI Yudo Margono Kerahkan Puluhan Kapal Perang Ke Laut Jawa

Dia menyatakan siap seandainya Presiden Joko Widodo benar-benar memilihnya sebagai calon Panglima TNI.

Menurutnya, sudah menjadi prinsip prajurit untuk patuh kepada perintah yang datang kepadanya.

"Prajurit, saya sampaikan, prajurit, bukan saya saja, kalau diperintah, ditunjuk pasti akan siap," kata Laksamana Yudo Margono seperti dikutip dari Kompas.com, Minggu (11/9/2022).

"Saya yakin, jawaban semua prajurit ini kalau ditanya pasti siap, pasti siap."

"Memang, yang ada, prajurit untuk diperintah dan melaksanakan tugas, pasti akan siap," ujarnya.

Meskipun demikian, Laksamana Yudo Margono tak ingin berandai -andai soal isu yang menyebutkan dirinya masuk dalam bursa calon Panglima TNI menggantikan Jenderal Andika Perkasa.

DIa menyerahkan keputusan tersebut kepada Presiden Jokowi sebagai pemegang kewenangan untuk menunjuk Panglima TNI.

"Kan disebut, ya sudah, wong disebut."

"Itu tadi, kembali lagi saya sampaikan itu adalah hak prerogatif Presiden," kata Laksamana Yudo.

"Jadi jangan disebut-sebut, jangan diandai-andai," ujarnya.

Baca juga: Kapal Perang TNI AL Terbaru KRI Teluk Youtefa 522, Diresmikan KSAL Laksamana Yudo Margono

Baca juga: Jawaban KSAL Yudo Margono saat Ditanya Kesiapannya Jadi Panglima TNI: Kalau Tidak Siap, Nyebur Laut

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved