Berita Semarang

Polisi dan Warga Kena Prank , Dikira Kebakaran Beneran Ternyata Hanya Simulasi

Sejumlah jajaran relawan Kota Semarang dibuat panik oleh video berbagi di grup-grup whatsapp.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: Catur waskito Edy
dok warga
Asap hitam membumbung tinggi di langit Semarang yang dikira berasal dari rumah terbakar. Selepas diperiksa oleh relawan ternyata hanya simulasi yang dilakukan tanpa koordinasi dengan beberapa pihak terkait, Kamis (15/9/2022). 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Sejumlah jajaran relawan Kota Semarang dibuat panik oleh video berbagi di grup-grup whatsapp.

Dalam video tersebut terekam asap hitam pekat membumbung tinggi di sekitaran Barito,  Banjir Kanal Timur (BKT), kota Semarang.

Asap tebal tersebut tak jauh berbeda seperti penampakan  asap berasal dari terbakarnya rumah.

Tak pelak, informasi tersebut cepat tersebar.


Bahkan, polisi sampai turun ke lokasi kejadian untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.

Selidik punya selidik, ternyata asap itu berasal dari aktivitas di Gardu Induk PLN Pandean Lamper, Jalan Unta Raya, Gayamsari.

"Tadi ada polisi yang datang sama warga juga panik dikira kebakaran ternyata hanya latihan simulasi kebakaran," ujar relawan Semarang yang enggan disebutkan namanya kepada Tribunjateng.com.

Ia mengatakan, mulanya mengira asap tebal itu berasal dari kebakaran rumah di area permukiman.

Setibanya di lokasi kejadian, masih terdapat warga sekitar yang menonton asap tebal itu.

Warga mengira api berasal dari kejadian kebaran di dalam lokasi gardu.

"Perusahaan mungkin tidak koordinasi dengan pihak kepolisian dan warga sehingga simulasi dikira kejadian kebakaran beneran," terangnya.

Terpisah Kasi Penyelamatan Damkar Semarang, Listiyono mengaku, dibikin kaget oleh informasi adanya asap tebal hitam yang membumbung tinggi di langit Semarang.

Padahal pihaknya tak menerima informasi atau aduan terkait kejadian kebakaran.

"Kami lantas cari informasi, sembari standby-kan dua unit truk pemadam tapi ternyata tidak ada kejadian tersebut sehingga aman truk tidak jadi keluar kandang," ungkapnya. (Iwn)

Baca juga: Rencana Penambahan Kios Pasar Kalirejo, Hartopo: Dikaji Ulang

Baca juga: Stagnan, Harga Emas Antam Semarang Hari Ini di Kisaran Rp 950.000 Per Gram, Daftar Lengkapnya

Baca juga: Harga BBM Naik, Pengusaha Pertashop di Batang Akui Malah Ada Kenaikan Pembeli 

Baca juga: Suami, Istri dan Mertua Asal Sampang Dibekuk Ditresnarkoba Polda Jateng Terkait Sabu dari Malaysia

--

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved